Cibeureum, MI.com  — Direktorat Jendral Lahan dan Air Kementrian Pertanian RI melalui Dinas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Barat Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan program Optimalisasi Lahan Non Rawa.

Salah satu lokasi kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok Tani (Poktan) Mekar Hurip I Desa Sukadana, dengan lokasi giat di Blok Seupan Bubur Sawah Dogdog Desa Sukadana, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan.

Kepala Desa Sukadana, Daswa melalui Kasi Kesejahteraan Pemdes Sukadana, Ero Tasra, di lokasi kegiatan, Kamis (13/11/2025) menjelaskan, bahwa Poktan Mekar Hurip I Desa Sukadana diberikan kepercayaan oleh Kementrian Pertananian untuk melaksanakan program Optimalisasi Lahan Non Rawa dengan di Blok Sawah Seupan Bubur Sawah Dogdog.

Baca juga :

Kementan dalam hal ini mengucurkan dana dari APBN TP TA 2025 sebesar Rp 115 Juta untuk membuat saluran irigasi sepanjang 200 meter dengan ketinggian bervariasi mulai 0,5 meter hingga 1 meyter.

“Dengan anggaran sebesar Seratus lima belas juta rupiah kita sedang membuat jaringan irigasi tertier untuk mengairi areal persawahan seluas 25 hektar. Pengerjaan proyek sendiri telah dimulai sejak Oktober 2025 lalu, dan harus selesai pada akhir Desember 2025,” terang Ero Tasra.

Kasi Kesejehteraan Pemdes Sukadana dan Babinsa Desa Sukadana di lokasi pengerjaan jaringan irigasi tersier di Blok Seupan Bubur Sawah Dogdog Desa Sukadana, Kecamatan Cibeureum, Kamis (14/11/2025)

Tujuan dari program Optimalisasi lahan terang Ero Tasra, untuk percepatan indek pertanaman (IP) yang semula hanya bisa sekali dalam setahun agar bisa tanam 2 atau 3 kali tanam dalam setahun. “Polanya bisa tanam padi dua hingga tiga kali dalam setahun, atau dua kali tanam padi dan sekali palawija, seperti tanam kacang atau jagung,” terang dia.

Percepatan tanam ini harus didukung irigasi yang mobile sepanjang tahun, sehingga akan mencukupi suplay air untuk pertanian sawah. Harapannya dapat meningkat produksi padi atau jagung, sehingga akan berdampak dalam peningkatan hasil produksi pangan sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani di Desa Sukadana. (Tan)**

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *