Cigugur, MI.com — Lurah Cigadung, Budiana Suparman, S.Sos terjun langsung menyaksikan penghotmixan (Latasir) jalan lingkungan Ciwaru di RT 01 RW 03 Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigadung, Kabupaen Kuningan, Jumat (14/11/2025).
Kelurahan Cigadung memiliki Enam lingkungan diantara Lingkungan Paleben, Ciwaru, Cilame, Kamukten, Gibuk, Babakan memiliki 2 RW karena paling luas. Tentu hal ini menjadi tantangan dalam penataan lingkungan dan permukiman warga.
Budi sapaan akrab Budiana Suparman menjelaskan, ada beberapa prioritas dalam kepemimpinan di Kelurahan Cigadung. Diawali dengan pendekatan kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat, RT dan RW. Program prioritas diantaranya penataan jalan lingkungan dan drainase, kantor kelurahan, memberikan perhatian terhadap rumah warga yang tidak layak huni, serta kenyamanan warga.
Baca juga :
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
Dalam programnya, saat ini ia fokus ke ke penataan jalan lingkungan di Blok Ciwaru yang berada di sebelah utara Kantor Kelurahan, penataan jalan lingkungan akan dilanjutkan tahun 2026 dari dana alokasi umum (DAU) Kelurahan untuk ruas jalan lingkungan Cilame – Babakan.
“Tahun ini kita menggarap jalan lingkungan di Lingkungan Ciwaru dengan latasir sepanjang 1000 meter dengan lebar 2,5 meter berada di Lingkungan Ciwaru, mulai dari jalan raya Cigadung ke arah timur dan berbelok ke arah jalan Kelurahan, termasuk gang di dekat Pondok Pesantren Al Huda Cidawi.” ungkap Budi didampingi Kasi Pemerintah Cigadung, Bambang Supriyadi.
Pengaspalan inipun berlangsung selama dua hari, 14 – 15 November 2025. Nampak masyarakat sangat antusias menonton pengaspalan jalan lingkungan tersebut, termasuk RT dan tokoh masyarakat setempat. Mereka merasa bersyukur karena sudah lama tak tersentuh perbaikan jalan.

“Baru kali ini lagi jalan ini dihotmiix setelah beberapa tahun tidak diperbaiki,” kata seorang ibu-ibu di lokasi pengerjaan jalan Lingkungan Ciwaru, Jumat (14/11).
Budi merasa bangga dengan program Rutilahu di Kelurahan Cigadung, pada tahun ini mendapat dua unit rumah warga di Blok Gibuk yang berasal dari bantuan dari Andi Gani Nena Wea untuk seorang ustad, dan dari Bupati Kuningan, Dr H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.
Dari enam lingkungan yang ada di Kelurahan Cigadung, Lingkungan Babakan dan Gibuk, gotong royongnya masih sangat bagus, termasuk dukungan dari para tokoh setempat. “Saya melakukan pendekatan kepada para tokoh setempat, bagi yang punya link (relasi, red) dipersilakan untuk menjalin komunikasi demi membangun lingkungannya, seperti di Lingkungan Babakan.” terang dia.
Di Lingkungan Babakan ketika kita punya program perluasan area pemakaman dengan menggunakan beko, hanya bermodal awal Rp 7 juta namun bisa diselesaikan. Padahal dana yang dibutuhkan sangat besar mencapai Rp 70 juta.
“Dengan digerakkan oleh tokoh, masyarakat rela patungan dan menjalain komunikasi dengan relasinya, sehingga perluasan area pemakaman bisa diselesaikan.” Ucap dia.
Begitu juga di Lingkungan Ciwaru, ada tokoh yang bekerja di Inspektorat, berperan dalam membantu lingkungannya. “Mudah-mudahan semangat para tokoh di Linkungan Babakan dan Ciwaru ini bisa memotivasi lingkungan lainnya, karena dalam membangun itu harus kolaborasi dengan semangat penthahelix, tapi ada kolaborasi antara pemerintah, tokoh, swasta dan komponen masyarakat lainya.” Harap dia. (Tan)**
