Cigugur, MI.com  — Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mata pelajaran Tata Busana kelas XI berlangsung di workshop menjahit madrasah pada Jumat (14/11/2025). Pada pertemuan ini, siswa melaksanakan praktik Proses Pembuatan Busana, khususnya pembuatan blus dan kemeja sederhana.

Sebagai satu-satunya Madrasah Plus Keterampilan di Kabupaten Kuningan, MAN 1 Kuningan terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik. Workshop menjahit dimanfaatkan sebagai ruang latihan untuk mengasah kemampuan teknis siswa di bidang fesyen.

Pembelajaran diawali dengan penjelasan guru mengenai tahapan pembuatan busana, mulai dari penyusunan pola, pengukuran, pemotongan kain, hingga persiapan menjahit. Setelah itu, siswa mempraktikkan langsung setiap tahap dengan pendampingan guru. Suasana belajar tampak aktif ketika siswa mulai membuat pola dan menyusun bagian-bagian busana sesuai instruksi.

Baca juga :

Guru Tata Busana, Atik Kartika Dewi, berharap kegiatan praktik ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. “Kami ingin siswa mampu membuat busana sederhana seperti blus atau kemeja. Keterampilan ini diharapkan bermanfaat untuk mereka kelak, baik untuk kebutuhan pribadi maupun sebagai bekal keterampilan hidup,” ujarnya.

Melalui praktik ini, siswa tidak hanya mempelajari teknik menjahit, tetapi juga dilatih untuk teliti, kreatif, dan mandiri dalam menyelesaikan tugas. Kegiatan ini menjadi upaya madrasah dalam menyiapkan peserta didik yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri kreatif.

Dengan terselenggaranya praktik tata busana ini, MAN 1 Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam menyediakan pembelajaran yang seimbang antara akademik, keagamaan, dan keterampilan vokasional. (Kontributor: Atik Kartika Dewi)

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *