Karawang, MI.com — Kepala MTsN 5 Kuningan, Sueb, mengikuti rapat koordinasi Program Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, 1 – 3 Desember 2025 di Brits Hotel Karawang.
Rakor diikuti oleh 161 Kepala MTsN se-Jawa Barat sebagai forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan sekaligus memperkuat program pendidikan madrasah pada tahun ajaran mendatang.
Rakor menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, antara lain tim tendik, kelembagaan, sarana prasarana, guru, dan kurikulum terkait penajaman program sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi KSKK Kemenag RI turut menyampaikan materi mengenai Diseminasi KMA 1503 Tahun 2025, yang menekankan pembaruan kurikulum madrasah, standar pembelajaran terbaru, serta strategi evaluasi yang akan diterapkan mulai Tahun Ajaran 2025/2026.
Baca juga :
- Puncak El Nino Diprediksi Agustus 2026, Kementan Siapkan Strategi
- Jumlah Kelas Menengah RI Turun, Minimnya Ketersediaan Lapangan Pekerjaan
- Ditahan Imbang Persibangga 1-1, Pesik Lolos ke 16 Besar Liga 4 Piala Presiden
- AS-Iran Capai Kesepakatan Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Anjlok
Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Dr. H. Dudu Rohman, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar-madrasah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Ia memaparkan enam pilar utama pembentukan karakter dan daya saing siswa, religiuitas, nasionalisme, integritas, kemandirian, gotong royong, dan literasi digital.
“Ke enam pilar utama tersebut diharapkan menjadi pondasi penguatan karakter peserta didik agar lebih adaptif dan berdaya saing di era digital.” ucap dia.
Kegiatan ditutup dengan rakor KKM MTs, yang membahas implementasi program di tingkat satuan pendidikan, mencakup penguatan manajemen, peningkatan kompetensi pendidik, dan optimalisasi sarana prasarana menjelang tahun ajaran baru.
Kepala MTsN 5 Kuningan, Sueb, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan arah yang lebih jelas bagi madrasah dalam merancang program kerja tahun mendatang.
“Rakor ini memberi kami gambaran konkret dalam penyusunan program Tahun Ajaran 2025/2026. Materi terkait KMA 1503 sangat membantu dalam memetakan kurikulum yang lebih relevan dan berkualitas. Kami berharap hasil rakor ini berdampak pada peningkatan layanan pendidikan di MTsN 5 Kuningan,” ujarnya. (jejak pena)**
