Kuningan, MI.com — Rumah milik Wasriti (49) di Desa Mekarsari, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, Sabtu (27/12/2025) pukul 13.00 WIB, ludes dilalap si Jago Merah, saat penghuninya tidak berada di rumah.
Setelah menerima laporan dari Dede Ramdana, aparat Desa Mekarsari pada pukul 14.45 WIB, petugas UPT Pemadam Kabakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, langsung meluncur ke TKP dan tiba pukul 15.00 WIB.
Kronologis kejadian, Dede Ramdana pada pukul 13.00 WIB, sedang berada di Kantor Desa Mekarsari. Saat itu dirinya melihat ada kepulan asap dan langsung memeriksa ke TKP, ternyata ada kebakaran di rumah Wasriti yang saat itu dalam kedaan kosong.
Baca juga :
- DPR RI dan OJK Siapkan Mahasiswa Uniku jadi Penggerak Ekonomi dan UMKM
- OJK Cirebon: Mahasiswa Harus Menguasai Literasi Keuangan
- Liga Champions: PSG Vs Arsenal
- Masyarakat BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
Tidak diketahui, saat kejadian para penghuni yang berjumlah 1 KK dengan 4 jiwa itu sedang pergi ke mana? Melihat kejadian tersebut, Dede langsung melaporkan kejadian kebakaran ke UPT Damkar Kuningan.
Setelah menerima laporan UPT Damkar Kuningan, langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan menerjunkan 6 personil menggunakan 1 unit Randis pancar. Pemadaman dan pendinginan kebakaran berlangsung 1 jam 20 menit, dari pukul 15.00 hingga 16.20 WIB.

Untuk sementara korban mengungsi ke rumah kakaknya, Ibu Awen yang lokasi tidak jauh. Setelah dilakukan pendataan dan pengumpulan keterangan, kebakaran diduga berasl dari korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa, terang Andri Arga Kusumah, Kepala UPT Damkar Kuningan, namun kerugian ditaksir mencapi Rp148,82 Juta. Rinciannya bangunan berukuran 13×9 meter atau seluas 117 M² @ Rp1,25 Juta = Rp146,25 Juta, serta selebihnya berupa kulkas, TVC 21 inc, lemari, padi kering, beras.
Meskipun relatif lancar, namun ada kendala diantanya akses menuju TKP jalannya sempit tak muat untuk 1 kendaraan roda 4, sehingga randis pancar terhambat.
Camat Cipicung, Deni Hamdani, SE., M.Si mengungkapkan, bahwa, sehari setelah terjadi kebakaran, pada Minggu (28/12) sejak pagi dilakukan kerja bakti pembersihan material bekas kebakran. “Iya.. pagi ini kerjabakti warga pembersihan puing terbakar.” ucap dia. (Tan) **
