Kuningan, MI.com  — Kelompok remaja “Obrog” atau pembangun sahur sejak H-3 perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah sudah berkeliling dari pintu ke pintu untuk meminta jasa sukarela kepada warga sekitarnya.

Terpantau kelompok obrog komplek perumahan Wahana Indah BTN Cigugur Kuningan. Mereka berkeliling dari pintu ke pintu, Rabu (18/03/2026).

Seperti diketahui bahwa Obrog Sahur adalah  tradisi masyarakat Cirebon, Indramayu, dan Majalengka, Kuningan (Ciayumajakuning) Jawa Barat, untuk membangunkan warga sahur pada dini hari.

Kegiatan ini melibatkan sekelompok orang berkeliling kampung memainkan alat musik tradisional maupun modern (seperti gitar listrik, drum, gong) sambil mengajak “Sahur -sahur – sahur” seraya bernyanyi. Mereka start pukul 02.00 hingga menjelang imsak pukul- 03.30 WIB.

Baca juga :

Beragam tabuhan dibunyikan diantaranya ada yang menggunakan bambu, kentongan, botol, dan kendang. Namun, seiring perkembangan zaman, saat ini banyak beralih menggunakan peralatan musik modern, seperti gitar elektrik, keyboard, dan bass. Ada juga genting dan peralatan drum band.

Kegiatan Obrog ini menjadi ajang silaturahmi warga dimalam hari, mempererat solidaritas, dan menjadi sarana hiburan malam di bulan Ramadan.

Selain membangunkan orang sahur, obrog memiliki makna sosial dan budaya yang kuat. Ini adalah bagian dari kearifan lokal yang memperkuat tali persaudaraan antarwarga dan menjaga semangat kebersamaan selama menjalankan ibadah puasa. (H. Wawan Jr)*

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *