Cirebon, MI.com — Geliat kreativitas perupa kalangan pelajar kembali hadir di tengah publik Kota Cirebon, Jawa Barat. Kali ini SMA Santa Maria 1 Cirebon berkolaborasi bersama Gramedia Cirebon menampilkan karya lukisan bertajuk “Ekspresi dalam Bisikan Budaya” digelar di Gramedia Grage Mall Cirebon, 5 – 30 Mei 2026.
Pameran ini menampilkan beragam karya seni siswa dari kelas X, XI, hingga XII tahun ajaran 2025–2026. Karya yang dipamerkan didominasi hasil ujian praktik siswa kelas XII, karya kolektif siswa kelas XI, serta dilengkapi dengan karya tulis ilmiah siswa kelas XII. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus ajang unjuk kreativitas para pelajar dalam bidang seni rupa.
Iskandar Abeng, Guru Seni Budaya SMA Santa Maria 1 Cirebon, disela pameran menjelaskan, pameran ini berangkat dari pemahaman bahwa budaya bukan sesuatu yang statis, melainkan terus hidup, tumbuh, dan bertransformasi dalam kehidupan manusia.
“Budaya sering hadir tidak secara kasatmata, tetapi melalui ingatan kolektif, simbol, nilai, dan kebiasaan yang diwariskan lintas generasi. Dalam konteks ini, budaya menjadi bisikan yang membentuk identitas dan ekspresi individu,” ujar perupa senior Cirebon ini.
Baca juga :
- Pameran Ekspresi Dalam Bisikan Budaya di Gramedia Grage Mall 5-30 Mei 2026
- Disdikbud Kuningan Komitmen Tuntaskan Kasus Iuran Taspen Guru PPPK
- DPR RI dan OJK Siapkan Mahasiswa Uniku jadi Penggerak Ekonomi dan UMKM
- OJK Cirebon: Mahasiswa Harus Menguasai Literasi Keuangan
Para perupa muda dalam pameran ini kata Abeng, mencoba merespons bisikan budaya tersebut melalui berbagai pendekatan, baik secara visual maupun konseptual. Karya-karya yang ditampilkan tidak hanya merepresentasikan budaya secara literal, tetapi juga menafsirkan ulang tradisi dalam perspektif kontemporer.
“Terjadi dialog antara masa lalu dan masa kini. Ada karya yang menampilkan simbol budaya yang mudah dikenali, ada pula yang menggunakan pendekatan abstraksi untuk menangkap esensi budaya yang lebih mendalam,” jelasnya.
Pameran ini sambung Abeng, menjadi ruang refleksi bagi generasi muda dalam menghadapi arus globalisasi. Di satu sisi, mereka dituntut untuk terus berinovasi, namun di sisi lain tetap harus berakar pada nilai-nilai budaya.
Terpisah, Kepala SMA Santa Maria 1 Cirebon, Andriana Ratna Winastiningsih mengungkapkan pameran ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan bekerja sama dengan Gramedia, ucapnya.
Saya mengapresiasi seluruh siswa yang telah menghasilkan karya, termasuk karya tulis ilmiah yang menjadi bagian dari ujian wajib bagi 101 siswa kelas XII.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya, potensi siswa Santa Maria dapat terus berkembang dan mendapat apresiasi, baik dari Pemerintah Kota Cirebon maupun masyarakat luas.
Sementara, Anggota DPRD Kota Cirebon Umar Stanis Klau, saat membuka resmi pameran, menyampaikan apresiasi serta mendukung kreativitas siswa.Semoga dari perupa-perupa Cirebon berkonstribusi dalam Pemajuan Kebudayaan, harapnya. (H. Wawan Jr)*
