Kuningan, MI.com  — Pemerintah Desa dan Warga Desa Dukuhbadag kompak menggelar milangkala atau memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 298 Desa Dukuhbadag, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan.

Kemeriahan ini dengan menggelar turnamen Bola Volly putra-putri antar Dusun, 15 – 19 Agustus 2026, dan karnaval budaya 26 RT saat puncak Milangkala HUT ke 298 Desa Dukuhbadag, Kamis (20/8/2026).

Karnaval terbilang meriah karena menampilkan atraksi seni dan budaya, diantaranya Sisingaan, menampilkan duplikat patung sapi Sunda dari jerami, penampilan reog, calung, dan seni budaya lainnya dengan kreasi dari warga.

Peserta karnaval umumnya memakai pangsi bagi laki-laki, dan kebaya untuk peserta perempuan. Namun ada pula kreasi dari anak-anak muda yang menampilkan costum mirip pocong atau orang meninggal dunia.

Baca juga :

Karnaval itupun dihadiri oleh Camat Cibingbin Sutarno, S.Sos, M.Si serta perwakilan dari Koramil dan Polsek Cibingbin, Kepala Desa Dukuhbadag Suyoto Adiwinata beserta perangkat desa, para kepala desa se Kecamatan Cibingbin, BPD, LPM, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Acara dilanjutkan pada malam harinya dengan menggelar syukuran, mamaca sajarah Dukuhbadag oleh sesepuh, dihadiri masyarakat setempat. Selain itu, penyerahan penghargaan dan piala kepada para juara karnaval, dan hasil turnamen bola voli putra putri.

Salah satu RT menampilkan Seni membuat duplikat Sapi Pasundan dan Leuit (Lumbung) padi saat karnaval budaya Milangkala HUT ke 298 Desa Dukugbadag Kecamatan Cibingbin, Kamis (20/8/2026)

Kades Dukuhbadag, Suyoto Adiwinata mengungkapkan rasa kegembira, dengan dapat diadakannya Milangkala ke 298 Desa Dukuhbadag tersebut. Hal itu tak lepas dari dukungan dari seluruh warga masyarakat di desanya.

“Dua ratus sembilan puluh delapan adalah usia yang sudah tua, kita sebagai penerus harus menghargai jasa para pendiri desa Dukuhbadag, dan menyucapkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan dan berkah bagi suluruh masyarakat Desa Dukuhbadag.” ucap Kuwu Suyoto.

Ia mengakui dirinya tidak punya wawasan dan kemampuan dalam memimpin desa, namun hal itu bukan halangan, selama kita mampu mengoptimalkan potensi dan amanah dari seluruh masyarat di desanya. “Kita akan bersama-sama mempertahankan semangat gotong royong untuk membangun desa yang lebih maju, semoga diberikan keberkahan oleh Allah SWT untuk kita semua.” Imbuh dia.

Suyoto mendajak seluruh warga Desa Dukuhbadag untuk terus menjaga kekompakkan dan semangat gotong-royong untuk membangun desa. “Amanah dari para pendiri desa ini harus dioptimalkan dengan menggali potensi desa, terutama semangat kebersamaan dan kegotong-royongan,” pungkas dia (Tarman)*

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *