oppo_0

Cigugur, MI.com  — Pemerintah Kelurahan Sukamulya bersama masyarakat rukun dan guyub sauyunan bergotong-royong memeriahkan hari lahir (Harlah) ke 286 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jumat (28/8/2026).

Ketua Panitia, Achmad Agil Shafwan Firdaos, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, SH, M.Kn dan Camat Cigugur yang telah berkenan hadir memenuhi undangan dari panitia. Hal senada disampaikan pula kepada Lurah Sukamulya, Juhendi, SE, Karang Taruna Catur Rangga serta masyarakat yang telah bergotong royong dilandasi semangat kebersamaan dan kerukunan, sehingga acara dapat berjalan lancar.

Semangat kerukunan antar umat beragama sudah nampak dari penampilan tim paduan suara emak-emak yang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Kuningan melesat. Mereka berasal dari umat beragama yang berbeda, namun tetap kompak menjaga kebersamaan. Hal itu mencerminkan masyarakat Kelurahan Sukamulya dapat menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga :

Rangkatan kegiatan sebut Agil telah dimulai sejak 1 Agustus hingga 29 Agustus 2026, dengan kegiatan olah raga seperti bola volly, tenis meja, dan futsal. Selanjutnya puncak kegiatan hari ini, dilanjutkan pentas seni antar pada malam harinya.

Camat Cigugur, Yono Rohmansyah, S.STP, M.Si mengungkapkan rasa bangganya, kepada Karang Taruna Catur Rangga yang mampu mengadakan kegiatan yang cukup meriah dalam rangka HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Hari Jadi ke 528 Kuningan, dan Hari Jadi ke 286 Sukamulya.

Kelurahan Sukamulya, imbuh Camat Yono, termasuk salah satu kelurahan di Kecamatan Cigugur yang mampu menjaga kekompakkan, dan kerukunan umat beragama dilandasi semangat gotong royong yang masih sangat kuat.

Di Kelurahan Sukamulya juga sebut dia, ada gamelan tradisional Goong Renteng. Sayangnya, para senimannya sudah pada tua, sehingga harus ada regenerasi, sehingga dapat tetap lestari, tidak terlindas oleh seni modern.

Tim Paduan Suara Emak-emak saat menyanyikan Lagu Kuningan Melesat

Apresiasi kepada Karang Taruna Catur Rangga, diberikan juga oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani. “286 tahun merupakan waktu yang panjang, penuh perjuangan, pengorbanan, dan keteladanan dari pendiri Kelurahan Sukamulya ini, sehingga tetap berdiri sampai saat ini.” ujar Wabup Tuti.

Amih Tuti pun sangat bangga dengan semangat kerukunan, keguyuban, kebersamaan dan gotong royong masyarakat Sukamulya. “Hal ini menjadi modal dasar kita untuk kelanjutan pembangunan Kelurahan Sukamulya, dan umumnya Kabupaten Kuningan.” ucap Wabup Tuti.

Ulang tahun, imbuh Tuti, bukan sekedar seremonial, namun harus kita harus syukuri apa yang telah dicapai, dan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan dalam pembangunan di masa depan.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah HUT-ke-286-Kelurahan-Sukamulya-59.jpg

Para ketua RT dan RW bersama Wakil Bupati Kunngan, Tuti Andriani, Camat Yono Rohmansyah dan Lurah Sukamulya Juhendi

Pada kesempatan itupun, Amih Tuti mengungkapkan, bahwa saat ini perjuangan bukan melawan penjajahan, melainkan melawan dari kemiskinan, kebodohan, ketidak adilan dan stunting. “Kemerdekaan harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan pendidikan terjangkau, ekonomi terbaik, dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat semakin dekat dan mudah. Hal ini sejalan dengan semangat Kuningan Melesat,” ucap dia.

Ia berpesan kepada masyarakat untuk menjaga semangat gotong-royong, kerukunan dan keguyuban. “Semangat menjaga kerukunan dan kebersamaan merupakan modal dasar pembangunan. Ingat bahwa pembangunan itu bukan hanya membangun insfrastruktur jalan, tetapi juga semangat kebersamaaan, kegotongroyongan dan kerukunan.” kata Amih Tuti.

Lurah Juhendi menambahkan, bahwa kegiatan yang diadakan itu, puncaknya hari ini, dilanjutkan pentas seni antar RT pada malam hari. Esoknya, diadakan jalan santai dan karnaval dengan berbagai kamonesan dan memeron. Jalan santai inipun sangat menarik perhatian warga karena hadiah utamanya berupa sepeda listrik, dengan harga kupon hanya Seribu rupiah.

Selanjutnya pada Sabtu (29/8) malam harinya, ba’da Isha akan dilanjutkan Sang Golewang, dan Hiburan Organ Tunggal.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berkorban baik pikiran, uang maupun barang untuk kelancaran peringatan Harlah ke 286 Kelurahan Sukamulya ini. “Acara bisa meriah ini karena partisipasi dari Karang Taruna Catur Rangga bersama seluruh masyarakat Kelurahan Sukamulya.” ucap dia.

Ia pun menyebutkan bahwa untuk dekorasi maupun acara seluruhnya diserahkan kepada Karang Taruna. “Ini yang menata panggung oleh para seniman lokal, dan kreasi mereka sendiri.” ucap Sapoy. (Tan)

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *