Kuningan, MI.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan penguatan zakat produktif berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat di sektor peternakan di Kabupaten Kuningan. Upaya itu dilakukan dengan peresmian Kampung Zakat dan Balai Ternak Zakat Mukti Raharja di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kuningan, dengan dukungan Pemda Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Desa Sayana. Program Balai Ternak dirancang sebagai model pengelolaan zakat produktif yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Eka Budhi Sulistyo, Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, mengatakan, bahwa program tersebut merupakan model nyata pengelolaan zakat produktif yang berkelanjutan.
Baca juga :
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
“Balai Ternak dan Kampung Zakat ini adalah bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membangun kemandirian ekonomi mustahik, agar ke depan mereka mampu bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Eka Budhi.
Balai Ternak Mukti Raharja diharapkan mampu menjadi pusat ketahanan pangan desa sekaligus sarana edukasi dan pembinaan peternak. “Kami ingin memastikan amanah para muzaki dikelola secara profesional, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas dia.
Balai Ternak Zakat Mukti Raharja berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi dengan dukungan lahan pakan hijauan seluas 1 hektare. Saat ini, balai ternak tersebut memiliki kapasitas awal sebanyak 244 ekor domba, dilengkapi unit pengelolaan pakan mandiri, area pelatihan, serta sistem pengelolaan ternak yang mengedepankan prinsip kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan.

Direktur Pendayagunaan, Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo dan Bupati Kuningan Dian R Yanuar di Balai Ternak Zakat Mukti di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Selasa (16/12/2025)
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Januar, M.Si, mengucapkan terimakasih karena Kuningan di percaya oleh Baznas RI untuk peluncuran Kampung Zakat dan Balai Ternak.
Menurutnya, program ini tidak hanya berbicara tentang peternakan, tetapi juga tentang masa depan dan kemandirian masyarakat desa. “Ini adalah wujud nyata empati, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat Kuningan,” ujar Bupati.
Pemkab Kuningan, jelas Bupati Dian, siap bersinergi dengan BAZNAS dalam mengawal program-program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap Balai Ternak Mukti Raharja dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kuningan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs. HR Yayan Sofyan, MM. menyampaikan, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya Pemda dan masyarakat.
“Program Balai Ternak dan Kampung Zakat ini merupakan wujud kolaborasi yang solid antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kuningan, yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.
Balai Ternak Mukti Raharja juga dirancang untuk mendorong lahirnya usaha turunan, seperti pengolahan pupuk organik dari limbah ternak. Dengan demikian, manfaat program ini diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar Desa Sayana.
Kegiatan dihadiri pula Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, Sekretaris Daerah, Uu Kusmana, S.Sos., M.si, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kuningan, Hj Ela Helayati, S.Sos, Kepala Desa Sayana Supriadi, dan warga setempat. (Tan)*
