Kuningan, MI.com  — Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Tirta Darma Kabupaten Kuningan, Adang Kurniawan, SE menjanjikan akan memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kuningan pada tahun pertama sebesar Rp1 Miliar.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Adang Kurniawan seusai dilantik menjadi Direktur PDAU Kuningan periode 2026-2031 oleh Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, di ruang Rapat Sang Adipati Setda Kuningan, Senin (23/2/2026).

Adang Kurniawan menyatakan siap menjawab tantangan yang diberikan dan berkomitmen untuk bekerja secara konkret di lapangan. “Saya menargetkan  tahun ini akan memberikan kontribusi PAD sebesar Rp1 miliar. Insyaallah dalam satu tahun ini akan kami tuntaskan,” ujarnya.

Baca juga :

Selain itu, ia juga berkomitmen menyelesaikan kewajiban perusahaan yang masih tertunggak, termasuk utang yang mencapai lebih dari Rp500 juta. Penyelesaian tersebut ditargetkan rampung dalam 100 hari kerja guna mengembalikan semangat tim internal.

“Kita akan lakukan konsolidasi, memetakan kondisi PDAU secara menyeluruh, dan menghadirkan solusi. Mohon doa dan dukungan semua pihak,” kata Adang.

Pada sisi lain, Bupati Dian menyampaikan apresiasi  kepada Heni Susilawati yang telah menyelesaikan masa baktinya hingga Oktober 2025. Ia menilai dedikasi dan kontribusi yang diberikan menjadi pondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan daerah tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengucapkan terima kasih atas pengabdian Ibu Heni. Apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah dan pondasi berharga bagi kemajuan PDAU ke depan,” ujar Bupati.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memberikan penghargaaan kepada mantan Direktur PDAU Kuningan, Heni Susilawati seusai pelantikan Direktur PDAU Kuningan di Ruang Rapat Sang Adipati Setda Kuningan, Senin (23/2/2026)

Kepada Direktur PDAU, Bupati menegasjab bahwa amanah yang diemban bukanlah tugas ringan. Ia secara terbuka menyebut kondisi PDAU saat ini dalam keadaan tidak sehat dan membutuhkan langkah-langkah strategis untuk pemulihan.

“Ini tantangan besar. PDAU perlu pembenahan dari sisi kinerja dan sumber daya manusia. Harus ada peningkatan daya saing, pemetaan peluang bisnis, serta kemampuan membangun jejaring. Tanpa itu, sulit bagi perusahaan untuk bangkit,” katanya.

Bupati menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang profesional, integritas yang kuat, serta inovasi yang berkelanjutan. Juga meminta agar PDAU tidak terus bergantung pada intervensi pemerintah daerah, melainkan mampu mandiri dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tidak bisa hanya business as usual. Harus ada lompatan besar dengan manajemen kuat dan jejaring yang luas. Saya akan terus mengevaluasi progresnya,” tambahnya.

Ia mengibaratkan kepemimpinan sebagai ujian di tengah gelombang besar. “Nakhoda hebat tidak lahir dari laut yang tenang, melainkan saat dihadapi gelombang. Kepemimpinan diuji saat organisasi dalam kondisi tidak sehat,” ucapnya.

Bupati berharap PDAU dapat sejajar dengan BUMD lain yang telah sehat dan berkontribusi signifikan, seperti Bank Kuningan dan PDAM Kuningan.

Pelantikan tersebut disaksikan, Wakil Bupati Tuti Andriani, SH. M.Kn,  Sekda  Uu Kusmana, M.Si,   Staf Ahli, Asisten Daerah, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran PDAU dan mantan Direktur PDAU Kuningan Heni Susilawati. (Tan)

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *