Kuningan, MI.com — Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam ajang Apresiasi Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2025, yang dirangkaikan dengan penutupan Mimbar Sarasehan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Jawa Barat, perwakilan Kabupaten Kuningan sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi.
Kegiatan digelar oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Jawa Barat ini berlangsung di Kebon Istimewa, Kampung Margaluyu, Desa Parakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Kamis (13/11/2025).
Acara dihadiri para Kepala Dinas yang membidangi pertanian, penyuluh, petani muda, serta pengurus KTNA dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat. Insan pertanian Kabupaten Kuningan hadir dipimpin langsung Kadiskatan Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si. ini menunjukkan kiprah terbaiknya dengan meraih sejumlah penghargaan prestisius, yakni:
1. Muhammad Iskhaq Juarsa, A.Md., Penyuluh Pertanian Diskatan Kuningan – Juara 1 Penyuluh ASN Berprestasi.
2. Wildan, petani muda binaan Diskatan Kuningan – Juara 1 Regenerasi Petani Inovatif dan Berdaya Saing Tanaman Pangan.
Baca juga :
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
- Khutbah Jum’at: Lima Persiapan Menyambut Ramadhan
3. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cilimus, binaan Diskatan Kuningan – Juara 2 BPP Kecamatan Berprestasi.
4. Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kuningan – Juara 3 Asah Terampil.
Wahyu menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kuningan, khususnya bagi para pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian. Capaian ini membuktikan komitmen dan kerja keras seluruh insan pertanian mulai dari penyuluh, petani muda, hingga kelembagaan pertanian yang terus berinovasi dan berdaya saing di tingkat Jawa Barat,” ujar Wahyu.
Keberhasilan tersebut, terang Wahyu Hidayah, tak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Bupati Dian Rachmat Yanuar, dan Wakil Bupati Tuti Andriani, yang konsisten memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sektor pertanian, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Capaian ini adalah hasil kerja kolaboratif. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati selalu memberikan arahan dan motivasi kepada kami di Diskatan untuk terus memperkuat pendampingan, inovasi, serta peningkatan kapasitas SDM pertanian.Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh jajaran Diskatan, para Kepala BPP, penyuluh, KTNA, dan seluruh petani yang menjadi bagian penting dari ekosistem pertanian Kuningan yang tangguh,” imbuhnya.
Menurut Wahyu, kegiatan Mimbar Sarasehan KTNA se-Jawa Barat menjadi ruang strategis bagi para petani dan penyuluh untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta memperkuat kelembagaan petani yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita memperkuat semangat kebersamaan dan regenerasi petani. Kuningan akan terus mendorong penguatan kapasitas petani muda dan penyuluh sebagai ujung tombak pertanian yang inovatif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan torehan prestasi ini, Kabupaten Kuningan kembali menegaskan posisinya sebagai daerah agraris yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah: “Kuningan MELESAT – Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh.”
Visi tersebut menjadi landasan bagi Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong sektor pertanian yang maju secara teknologi, memberdayakan petani secara sosial dan ekonomi, menjaga kelestarian sumber daya alam, serta menanamkan nilai-nilai religius dan ketangguhan menghadapi tantangan zaman. (Tan)*
