Oleh : H Wawan Hermawan Jr-Wartawan Senior
Kuningan, MI.com — Fenomena sampah menjadi perhatian serius orang nomor satu di negeri ini. Seperti diketahui diseluruh kota dan desa sampah berserakan bahkan tumpukan sampah semakin menggunung di tempat Pembuangan akhir sampah (TPAS) di berbagai kota.
Dalam upaya mewujudkan kebersihan, keindahan dan ketertiban Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional antara Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Sentul Bogor, Senin 2 Februari 2026), meluncurkan program strategis nasional. Salah satunya yaitu, peluncuran “Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resiko, Indah).
Gerakan ini menyatakan “perang” total terhadap sampah di seluruh pelosok negeri. Presiden menekankan bahwa sampah adalah bencana dan penyakit yang harus ditangani secara kolektif. Beliau meminta seluruh instansi pemerintah, BUMN, hingga sekolah untuk memimpin kegiatan kerja bakti atau korve rutin setiap pagi. Upaya ini bukan sekadar menjaga estetika, tapi juga memperkuat citra bangsa dan daya tarik pariwisata kita di mata dunia.
Baca juga :
- PWI Kuningan : Wartawan Mengaji dan Merawat Ukhuwah di Bulan Ramadhan
- Tokoh Agniya, H Dudung Owner AS Putra Grup Salurkan Zakat Maal Rp50 Juta melalui BAZNAS Kuningan
- Jelang Idul Fitri, Ruas Jalan Karangkancana – Cileuya Belum Tersentuh Perbaikan
- Branding Identitas Daerah, kini Dibangun Tugu Angklung di lokasi Menuju Kawasan Wisata
Gerakan Indonesia ASRI ini tentu saja harus didukung oleh segenap lapisan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan.
Kesadaran warga masyarakat perlu terus dipicu untuk mencintai kebersihan, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar.
Tanamkan disiplin masyarakat dalam mengelola sampah. Membiasakan diri buang sampah ke kotak tempat sampah, tidak membuang sampah di sembarang tempat, terlebih membuang sampah ke sungai atau ke saluran irigasi yang akan mengakibatkan banjir akibat saluran air tersumbat sampah.
Untuk mendukung suksesnya program ini, selain disiplin masyarakat terhadap budaya bersih, tertib dan indah juga tidak lepas dari sinergi Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup didukung pula sarana dan prasarana yang memadai termasuk armada angkutan sampah. Tidak hanya di kota tapi sampai pelosok desa.
Mari kita wujudkan Indonesia yang bersih, tertib, dan indah demi masa depan generasi emas 2045. (RED)
