Kuningan, MI.com  — Kabar menggembirakan datang dari salah satu atlet para angkat beban (powerlifting ) yang berkompetisi di ajang Asean Para Games 2025. Bagaimana tidak, Hilman telah sukses menyumbangkan satu medali emas di ajang Asean Para Games 2025.

Pria kelahiran Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan ini tampil gemilang di babak final 54 kilogram putra klasifikasi BB, Asean Para Games 2025, yang berlangsung di Convention Hall, The Centre Point Hotel Korat, Thailand, pada Kamis 22 Januari 2026.

Meski sebagai debutan, Ia mampu tampil impresif dengan sukses membukukan angkatan tebaik (best life) 167 kg saat percobaan pertama.

Baca Juga:

Sempat dinyatakan tidak sah (no lift ) oleh juri pada percobaan kedua saat Hilman mencatatkan 174 kg, atlet kelahiran 1989 ini justru menambah rekor angkatannya hingga hingga 179 kg. Namun sayang, usahanya tersebut gagal mengangkat dengan sempurna alias no lift oleh juri.

Meski begitu, dikarenakan catatan angkatannya cukup tinggi dan membawa Hilman selaku wakil Indonesia menduduki podium tertinggi ajang para powerlifting Asean Para Games 2025 dan meraih medali emas.

Doa Ibu Penguat Hilman

Pasca sukses membawa nama Indonesia melesat di ajang Asean Para Games 2025, berkat torehan medali emas yang diraihnya tersebut, Hilman mengaku bahwa doa ibu menjadi kunci utama dalam kesuksesannya.

Bahkan sebelum dirinya bertanding, Hilman mengaku terus melayangkan doa dan ketenangan ditengah malam, sembari terus menghubungi orang tuanya, guna meminta doa dan restu untuknya.

“Saya banyak berdoa dan menghubungi ibu saya pada malam sebelum pertandingan,” ungkap Hilman, dikutip dari Antara.

Dirinya tidak menampik bahwa pada penampilan perdananya di ajang Asean Para Games 2025 tersebut merasa gugup. Namun, berkat persiapan mental dan strategi bersama sang pelatih mampu membuatnya mengendalikan tekanan di atas panggung. “Jadi medali emas ini untuk bangsa Indonesia,” imbuh Hilman.

Raihan medali emas oleh Hilman di cabang olahraga (cabor) angkat berat ini pun menjadi kabar menggembirakan untuk bangsa Indonesia, khususnya publik di Kabupaten Kuningan. Bagaimana tidak, Hilman sendiri diketahui berasal dari Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kuningan.

Prestasinya yang baru saja diraih tentu tidak terlepas dari konsistensi latihan yang dibarengi fokus penuh. Jalan terjal pun harus dilaluinya sebelum bertarung di Thailand dengan mengikuti pemusatan latihan yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Hilmna pun diketahui merupakan salah satu atlet andalan dari National Paralympic Comitee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kuningan. (tan)*

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *