Kuningan, MI.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan menggalakkan Gerakan Masyarakat Desa Madani (GMDM). Salah satunya diadakan di SMPN 1 Nusaherang Minggu, 22 Juni 2025.
Kegiatan diadakan dalam rangkaian Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025. Sebelumnya diadakan MoU (nota kesepahaman) antara Kepala BNNK Kuningan Agus Mulya, S.Pd, M.Si dengan Kepala SMPN 1 Nusaherang, Ade Supendi, S.Pd.
Penandatanganan MoU itupun cukup meriah karena bersamaan dengan pelepasan kelas 9 SMPN 1 Nusaherang yang dihadiri oleh para orang tua siswa.
Baca juga :
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan dan perayaan kelulusan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi serta penguatan sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat.

Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya dan Kepala SMPN 1 Nusaherang, Ade Supendi bersama civitas akademika SMPN 1 Nusaherang, photo bersama, seusai MoU BNNK dan SMPN 1 Nusaherang, Minggu 22 Juni 2025
Agus mulya mengapresiasi komitmen pihak sekolah dan GMDN sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan dan sosial yang bebas dari narkoba. “Dengan kolaborasi seperti ini, kita berharap bisa membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba,” ujar Agus Mulya.
Ia mengungkapkan ruang lingkup kerjasama mencakup penyuluhan rutin, pembentukan kader pelajar anti narkoba, serta pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga terhadap ancaman narkotika.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah, institusi pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil, menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 yang jatuh pada 26 Juni mendatang. (Tan)**
