Kuningan, MI.com — “Kementerian Agama mampu menjaga kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan berkeadilan di tengah masyarakat yang majemuk.” Ujar Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. saat mejadi inspektur upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 Kementerian Agama RI di Halaman MAN 2 Kuningan, di Desa/Kecamatan Ciawigebang, Sabtu (3/1/2026).
“Selama delapan dekade, Kementerian Agama telah menjadi pilar penting dalam memperkokoh persatuan bangsa, memperkuat nilai keimanan, serta membangun karakter umat melalui pendidikan dan layanan keagamaan.” ujar Bupati.
Kementerian Agama juga aktif dalam aksi-aksi kemanusia, diantaranya Kemenag Kuningan menghimpun donasi sebesar RP105 Juta untuk korban bencana Sumatra. Bahkan bersama ASNI Pemkan Kuningan dan masyarakat telah terkumpul di BAZNAS sekitar Rp1,1 miliar. Dari jumlah itu sebesar Rp800 Juta disalurkan melalui BAZNAS RI, dan Rp300 Juta untuk korban bencana di Kabupaten Kuningan.
Baca juga :
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
- Khutbah Jum’at: Lima Persiapan Menyambut Ramadhan
“Ini adalah cerminan empati, solidaritas, dan semangat gotong royong. Kementerian Agama tidak hanya hadir dalam urusan administratif, tetapi juga berada di garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” imbuh dia.
Selanjutnya, Bupati membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA. Dalam sambutan itu, Menteri Agama menegaskan tema HAB ke-80, yakni “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”. Hal ini dimaknai bahwa kereukuan sebagai energi kebangsaan yang menyatukan perbedaan menjadi kekuatan kolaboratif untuk kemajuan bangsa.
Nasaruddin Umar menekankan transformasi Kementerian Agama di era digital, penguatan ekonomi umat melalui zakat, wakaf, dan dana sosial keagamaan. Selain itu, peningkatan mutu madrasah dan perguruan tinggi keagamaan, hingga pentingnya peran ASN Kemenag dalam mengawal pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) agar tetap berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.
“ASN Kementerian Agama harus menjadi pribadi yang lincah, adaptif, terbuka terhadap inovasi, serta responsif melayani umat dengan empati dan integritas, agar agama hadir sebagai solusi bagi persoalan bangsa,” ujar Menteri Agama.

Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 Kementerian Agama dipusatkan di MAN 2 Kuningan, Sabtu (3/1/2026)
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si., menegaskan peran strategis Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia meminta seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.
Pada momentum HAB ke-80 ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kuningan dengan masa pengabdian 10 tahun dan 20 tahun.
Upacara dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.Si., Kepala BNNK Kuningan Agus Mulya, M.Si., Ketua MUI, BAZNAS, para ketua ormas Islam, rektor perguruan tinggi, kepala OPD, Kepala KUA se-Kabupaten Kuningan, serta guru dan pelajar di bawah naungan Kementerian Agama. (Tan)**
