Bandung, MI.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di Telkom University, Bandung, Sabtu 10 januari 2026.
Tim ECOMOVE yang terdiri dari Siti Hamidah, Aminah Amna, dan Dwi Agustia Putri Nur Aisyah dari program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, berhasil meraih Juara 2 dalam kompetisi bergengsi Bandung Public Relations Convergence (BPRC) 2.0 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS).
Kompetisi bertema “Innovative Green PR for Better Lifestyle” ini menyaring ide-ide kreatif dan strategis di bidang Public Relations dengan pendekatan keberlanjutan. Tim ECOMOVE berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan proposal kampanye PR inovatif yang mengangkat isu pengelolaan sampah di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
Baca juga :
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
- Khutbah Jum’at: Lima Persiapan Menyambut Ramadhan
Uniknya, tim memadukan konsep ekologi dengan nilai-nilai keagamaan melalui basis Ekoteologi. Mereka mengusung strategi komunikasi yang kuat dan relevan dengan konteks kampus, yaitu #PilahItuIbadah dengan strategi komunikasi utama berupa Student Task Force dan Dashboard Hijau.
Pendekatan ini tidak hanya menekankan aspek lingkungan, tetapi juga menyentuh dimensi spiritual dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi, sehingga dianggap memiliki potensi implementasi yang tinggi dan berdampak luas di komunitas pesantren dan kampus keagamaan.
Pencapaian ini semakin istimewa mengingat Tim ECOMOVE berhasil menyisihkan tim dari berbagai Universitas Ternama di Indonesia, termasuk Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Atma Jaya Jakarta, dan lainnya.

Dr. Naela Farah, M.Ag., Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi. “Kemenangan ini membuktikan bahwa mahasiswa kita tidak hanya menguasai teori komunikasi, tetapi juga mampu merancang strategi yang kontekstual, kreatif, dan berbasis pada kekuatan nilai-nilai lokal dan keislaman. Konsep ‘Ekoteologi’ yang mereka usung merupakan bukti integrasi ilmu dakwah dengan isu kontemporer yang sangat relevan.”
Proses persiapan tim turut diperkaya dengan berbagai upaya untuk mendalami praktik PR terkini. Sebagai bagian dari itu, tim memanfaatkan ruang diskusi dan konsultasi strategi yang tersedia, termasuk berbagi wawasan dengan Komunicare, sebuah kanal mentoring dan konsultasi PR yang digagas oleh Dessy Kushardiyanti, M.A. Diskusi-diskusi seputar best practices dan penyusunan strategi komunikasi tersebut memberikan perspektif praktis yang melengkapi persiapan akademis mereka.
Dessy Kushardiyanti, M.A., selaku dosen Public Relations dan pembina tim di Program Studi KPI, menyampaikan apresiasi dan analisis strategis terhadap kemenangan ini. “Prestasi Tim ECOMOVE adalah bukti nyata bahwa Public Relations yang efektif lahir dari pemahaman mendalam terhadap audience dan konteks budayanya. Mereka berhasil menerjemahkan prinsip Green PR ke dalam narasi yang sangat resonan, yaitu nilai-nilai keagamaan, sehingga kampanye #PilahItuIbadah tidak hanya masuk akal secara ekologis, tetapi juga bermakna secara spiritual. Ini adalah contoh brilian strategic communication yang berangkat dari local wisdom.”
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Kompetisi ini sangat ketat, namun keyakinan kami pada konsep yang unik dan solutif ini membawa kami hingga final. Proses persiapannya sendiri adalah perjalanan belajar yang sangat berharga. Selain dukungan penuh dari kampus, kami juga secara aktif mencari berbagai sumber untuk mengasah strategi, termasuk melalui diskusi dengan Komunicare melalui mentor kami Dessy Kushardiyanti. Sesi-sesi tersebut membantu kami mematangkan angle kampanye dan menyusun pesan yang lebih tajam,” ujar Siti Hamidah, selaku ketua tim ECOMOVE.
“Harapan kami, ide kampanye #PilahItuIbadah ini dapat benar-benar diimplementasikan tidak hanya di kampus kami, tetapi juga di institusi keagamaan lain.” Lanjut Dwi Agustia Putri Nur Aisyah, selaku bagian tim ECOMOVE. (tan)**
