Kuningan, MI.com — Pesik Kuningan klub Sepak bola kebanggaan masyarakat Kuningan, sukses menorehkan prestasi dengan meraih Juara 3 Liga 4 Seri 1 Piala Gubernur Jawa Barat Tahun 2025, dan memastikan langkah menuju Liga 4 Nasional awal April 2026 mendatang.
Atas prestasi itu Pesik meraih trofi dan medali perunggu, serta hadiah uang pembinaan Rp20 juta yang diberikan oleh Asprov PSSI Jawa Barat. Selain itu dapat bonus dari Bupati Kuningan Rp10 juta dan dari Manajemen Jakarta PT. Pesona Linggarjati Rp10 juta.
Baca juga :
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
- Khutbah Jum’at: Lima Persiapan Menyambut Ramadhan
Meskipun prestasi Pesik hanya juara 3 namun cukup membanggakan dengan terpilihnya Jaka, striker muda PESIK, sebagai top skor turnamen dengan koleksi 9 gol. Torehan ini menjadikannya pemain paling produktif sepanjang kompetisi.
Manajer Pesik Kuningan Sujono, menuturkan, Kami bangga dengan pencapaian ini. Bukan hanya berhasil meraih juara tiga, tetapi striker PESIK, Jaka, tampil sebagai Top Score, ungkap Nono sapaan akrabnya Rabu (03/12/2025).
Atas prestasi Pesik, Bupati Kuningan,. Dian Rachmat Yanuar, memberikan apresiasi penuh kepada seluruh jajaran tim.
“Selamat untuk PESIK Kuningan. Ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah pertandingan, tetapi bukti kerja keras, disiplin, dan semangat juang luar biasa,” katanya.
Liga 4 Nasional merupakan tantangan besar bagi Pesik untuk meraih prestasi terbaik. Dalam hal ini dukungan publik menjadi energi penting untuk menjaga momentum kebangkitan sepak bola Kuningan, harap Nono optimistis.

Jaka Holan dari Pesik Kuningan menjadi top skor Liga 4 Seri 1 Piala Gubernur Jabar
Jaka Holan Top Skor Liga 4 Seri 1 Piala Gubernur Jabar
Salah satu bintang muda tim Pesik Kuningan, Jaka Holan berhasil menjadi top skor dengan mencetak 10 gol Liga 4 Seri 1 Piala Gubernur Jawa Barat. Jaka mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraihnya. Ia menganggap kemenangan timnya dan peluang untuk naik kasta merupakan yang utama.
“Sangat tidak menyangka bisa menjadi top skor, karena itu bukan tujuan utama saya. Yang terpenting adalah tim ini bisa menang dan lolos ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Keberhasilan Jaka mencetak 10 gol dengan memanfaatkan peluang di setiap pertandingan menunjukkan ketajamannya sebagai penyerang. “Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Setiap gol yang saya cetak adalah hasil kerja sama tim,” ujar dia. (H. Wawan Jr)*
