Jakarta, MI.com — Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan kebijakan tarif dagang resiprokal global Presiden Donald Trump. Menghormati putusan MA AS tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia siap menghadapi segala kemungkinan.
“Kita siap menghadapi segala kemungkinan, kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat. Ya kita lihat perkembangannya,” kata Prabowo di Washington DC seperti disiarkan YouTube Setpres, Sabtu (21/2/2026).
Prabowo menilai tarif dagang AS baru yang menjadi 10% menjadi keuntungan bagi Indonesia. Prabowo menegaskan Indonesia siap menghadapi segala kemungkinan soal tarif dagang AS.
“Saya kira ya menguntungkan lah (tarif 10%). Kita siap menghadapi segala kemungkinan,” imbuhnya.
Baca juga :
- Prabowo soal MA AS Batalkan Tarif Dagang Trump: Kita Siap Hadapi
- Aksi Solidaritas Aktivis AKAR Sambangi Pendopo Tolak Perundungan dan Intimidasi
- Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
- Daftar Negara yang Tetapkan Ramadan 19 Februari 2026
Prabowo dan Trump sebelumnya sepakat bahwa ekspor dari Indonesia ke AS akan dikenai tarif resiprokal 19%, kecuali untuk produk-produk tertentu yang akan menerima tarif timbal balik 0%. Adapun Indonesia menghapus 99% hambatan tarif bagi produk-produk AS.
Trump melontarkan kritik keras atas putusan MA itu, dengan menyebutnya “mengerikan” dan mengecam para hakim yang menolak kebijakan perdagangannya sebagai “orang bodoh”.
Tak tinggal diam, Trump juga langsung menetapkan tarif global baru sebesar 10%, dengan menggunakan sebuah aturan lama yang jarang digunakan, bernama “Section 122”.
Sementara itu, pelaku usaha dan sejumlah negara bagian AS yang menggugat kebijakan itu menyebut putusan MA sebagai kemenangan besar. (detik.com)
