Kuningan, MI.com — Rawan terjadi longsor dan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), warga Perum Graha Alana, Ojek Pangkalan Cigodeg, dan warga Desa Cibinuang Kecamatan Kuningan, kompak kerjabakti memperbaiki jalan Tanjakan Liang Panas yang menghubungkan Blok Cigodeg Kelurahan Kuningan dengan Perum Graha Alana dan Desa Cibinuang Kecamatan Kuningan.
Puluhan orang secara sukarela swadaya mengadakan kerjabakti pada hari Minggu (18/1/2026) dengan material dari warga Perum Graha Alana, dan donatur, termasuk dari developer PT. Bakti Peropertindo.
Kerjabakti dimotori oleh tokoh Ojek Pangkalan Cigodeg, Nono dan ketua RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04 RW 09 Perum Graha Alana Kelurahan Kuningan, hadir pula Lurah Kuningan Dadi Setiadi, S.Sos, dan Kepala Desa Cibinuang Nani Suryani.
Baca juga :
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
- Khutbah Jum’at: Lima Persiapan Menyambut Ramadhan
Lurah Kuningan, Dadi Setiadi mengatakan, perbaikan jalan Cigodeg Kelurahan Kuningan ke arah Perum Graha Alana Kuningan dan Desa Cibinuang sangat mendesak untuk diperbaiki.
Alasanya karena kondisi jalan sudah rusak berat serta rawan longsor dan rawan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), terutama pengendara sepeda motor. Apalagi saat ini akan menghadapi idul fitri yang dipastikan arus kendaraan semakin banyak.

Warga Perum Graha Alana, tukang ojek, dan warga Cibinuang kompak kerja bakti ditanjakan Liang Panas, Kelurahan/Kecamatan Kuningan, Minggu (18/1/2026) (photo: tangkapan layar vidio kabarkuningan)
“Dengan kondisi tersebut, Saya mengusulkan kepada Bapak Bupati Kuningan dan Ibu Wakil Bupati Kuningan untuk menginstruksikan kepada dinas terkait agar segera memprioritaskan perbaikan jalan Kuningan ke arah Perum Graha Alana dan Desa Cibinuang ini.” Ucap dia.
Ia mengungkapkan, bahwa selama dirinya menjabat Lurah Kuningan sejak 4 tahun lalu, jalan tersebut belum pernah diperbaiki, beruntung warga Perum Graha Alana, tukang ojek dan warga Cibinuang, berinisiaf memperbaikinya. “Perbaikan jalan ini dilaksanakan setiap tahun secara swadaya oleh masyarakat, baik material maupun tenaga kerjanya,’ ungkap dia.
Kades Cibinuang, Nani Suryani menambahkan, bahwa jalan yang rusak merupakan jalan kabupaten ruas jalan Kuningan – Nangka, yang menjadi kewajiban Pemda Kabupaten Kuningan untuk memperbaikinya. ia mengaku dirinya sudah beberapa kali mengajukan perbaikian ke Pemda dan Dinas PUTR, tapi belum juga mendapat perhatian.
“Saya selama dua tahun menjabat Kepala Desa Cibinuang, setiap tahun bersama warga Perum Graha Alana dan warga Cibinuang selalu mengadakan kerjabakti perbaikian jalan ini. Hal ini karena sudah beberapa kali mengajukan kepada Pemda Kuningan, tapi belum juga mendapat perhatian,” ujar Kuwu Nani.
Ia mengungkapkan, kondisi Tanjakan Liang Panas sangat rawan kecelakaan karena kondisi jalan rusak, dan licin yang disebabkan adanya sumber mata air di bawah jalan yang bukan saluran PDAM. Karena itu, ia meminta agar Pemda Kuningan melalui Dinas PUTR Kuningan agar segera memperbaiki jalan dan membuat crossing gorong-gorong,.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga Perum Graha Alana dan warga Cibinuang yang telah sukarela bekerja bakti memperbaiki jalan, begitu pula kepada para donatur yang telah memberikan bantuan dana ataupun material bahan bangunan.

Kepela Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, I Putu Bagiasna
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Ir. I Putu Bagiasna, MT., saat diminta tanggapannya oleh MI.com, terkait kondisi jalan rusak di Tanjakan Liang Panas pada ruas Jalan Kuningan – Nangka mengatakan, akan memperhatikan untuk diperbaiki pada tahun 2026 ini.
“Mudah-mudahan pada tahun 2026 mendatang, akan diprioritaskan karena memang kondisinya sudah rusak.” ucap Putu Bagiasna, di ruang kerjanya, 18 Desember 2026. (tan)**
