Kuningan, MI.com — Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026 kembali masuk daftar agenda prioritas pemerintah. Skema ini diproyeksikan menjadi jalur utama penguatan aparatur negara non-PNS dengan pendekatan lebih fleksibel dan berbasis kompetensi.
Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, rekrutmen PPPK diperkirakan dibuka besar-besaran. Formasi yang disiapkan disebut mencapai ratusan ribu jabatan, baik di instansi pusat maupun daerah. Kebutuhan itu muncul seiring gelombang pensiun massal aparatur dan perluasan layanan publik pasca-reformasi birokrasi 2025.
Pemerintah ingin memastikan pelayanan tetap berjalan tanpa jeda. Proses seleksi PPPK 2026 dirancang terstruktur dan transparan. Seluruh tahapan akan dilakukan secara daring melalui portal https://sscasn.bkn.go.id milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dilansir dari dilansir kuningan.pikiranrakyat.com., tahapan awal diproyeksikan dimulai sejak awal tahun. Pelamar diminta menyiapkan diri sejak dini, terutama dalam kelengkapan dokumen dan pemahaman alur seleksi.
Baca Juga :
- 5 Poin Kesepakatan DPR-Pemerintah soal Kisruh Penonaktifan PBI BPJS
- Rawan Kecelakaan: Ruas jalan Kedungarum – Ciporang – Cut Nyak, Perlu Flyover
- Target PBB 2026 sebesar Rp46 Miliar, Bupati Intruksikan Percepat Realisasi
- Disdikbud Kuningan Tegaskan Larangan Jual LKS, Sekolah Bandel Terancam Sanksi Disiplin
Seleksi PPPK tidak mengenal passing grade nasional. Kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi dari seleksi kompetensi berbasis komputer atau CAT. Skema ini membuat persaingan menjadi sangat ketat. Setiap poin nilai menjadi penentu, terutama di formasi dengan jumlah pelamar tinggi.
Bagi lulusan SMA hingga S2, termasuk dari daerah seperti Sumatera Utara, pemahaman jadwal dan tahapan seleksi menjadi kunci. Kelalaian kecil bisa berujung gugur di tahap administrasi.
Perkiraan Jadwal Lengkap PPPK 2026
Berdasarkan proyeksi yang beredar, pendaftaran PPPK 2026 dibuka pada 7–23 Januari 2026. Proses seleksi administrasi berlangsung hampir bersamaan hingga 29 Januari. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 30 Januari 2026. Peserta yang tidak lolos masih diberi kesempatan mengajukan sanggahan pada 31 Januari hingga 2 Februari.
Pengumuman pasca-sanggah direncanakan keluar pada 4 Februari 2026. Setelah itu, peserta akan menunggu jadwal resmi seleksi kompetensi CAT. Pengumuman jadwal CAT diperkirakan berlangsung 8–10 Februari 2026.
Ujian CAT BKN sendiri dijadwalkan pada 11–17 Februari. Hasil seleksi CAT diumumkan pada 24–26 Februari 2026. Beberapa formasi masih akan dilanjutkan dengan tes teknis tambahan pada akhir Maret.
Pengumuman hasil akhir seleksi diproyeksikan pada 11 April 2026. Peserta kembali diberi masa sanggah sebelum penetapan final. Tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan penetapan Nomor Induk PPPK dijadwalkan berlangsung hingga akhir Mei 2026.
Cara Mendaftar PPPK 2026 Lewat SSCASN
Pendaftaran PPPK dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN di sscasn.bkn.go.id. Pelamar diminta berhati-hati karena biasanya muncul banyak tautan tidak resmi saat masa seleksi. Langkah pertama adalah membuat akun dengan memasukkan NIK, nomor KK, nama lengkap sesuai KTP, tempat dan tanggal lahir, serta email dan nomor telepon aktif. Data ini akan diverifikasi langsung ke basis data Dukcapil.
Pelamar juga wajib mengunggah hasil pindai e-KTP dan swafoto memegang KTP. Kualitas foto harus jelas dan sesuai ketentuan agar tidak gagal verifikasi. Setelah akun aktif, peserta melanjutkan ke pengisian biodata. Informasi seperti gelar, status perkawinan, alamat domisili, dan riwayat pendidikan harus sesuai dokumen resmi.
Tahap berikutnya adalah memilih jenis seleksi PPPK, instansi tujuan, dan formasi jabatan. Peserta disarankan membaca pengumuman instansi secara detail, termasuk syarat usia dan lokasi penempatan. Dokumen persyaratan kemudian diunggah sesuai format dan ukuran yang ditentukan.
Kesalahan kecil pada unggahan sering menjadi penyebab gugurnya pelamar di tahap administrasi. Jika seluruh data sudah benar, peserta dapat mengakhiri pendaftaran.
Kartu Peserta Seleksi PPPK akan tersedia untuk diunduh dan dicetak. Setelah itu, pelamar wajib rutin memantau portal SSCASN untuk mengetahui status seleksi dan pengumuman lanjutan. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal ini.
BKN juga mengimbau pelamar menggunakan laptop atau PC saat mendaftar. Selain lebih stabil, proses unggah dokumen dan pengisian formulir dinilai lebih aman dibanding lewat ponsel. Seleksi PPPK 2026 membuka peluang besar bagi masyarakat yang ingin berkarier di sektor pemerintahan.
Namun, peluang ini datang bersama persaingan ketat dan tuntutan ketelitian tinggi. Dengan persiapan dokumen yang matang dan pemantauan informasi resmi, peluang untuk lolos menjadi ASN kontrak dengan gaji kompetitif tetap terbuka lebar. (red)***
