Pasawahan, MI.com — Hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (28/3/2026) sore, menyebabkan longsor pada ruas jalan Pasawahan – Cimara yang melintas Desa Cidahu, Desa Ciwiru dan Desa Padamatang Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Dampaknya Desa Ciwiru, Kecamatan Pasawahan nyaris terisolir, karena terjadi jalan amblas dan jembatan amblas. Penyebabnya, karena terjadi longsor di sekitar Jembatan Cigantung, dan tanah amblas di Anak Sungai Ciriung.
Longsor terjadi pada TPT (tembok penahan tebing) di Sungai Cigantung sekira 15 meter, tinggi 6 meter dan lebar 1 meter. Longsor itupun berdampak terhadap kondisi jalan di tanjakan Cikole, ke arah barat Sungai Cigantung yang mengakibatkan gerakan tanah dan longsor, sekira 30 meter dengan lebar 4 meter.
Baca juga :
- Terkepung Longsor Desa Ciwiru Nyaris Terisolir
- Hujan Deras Sabtu Sore: Rumah Ambruk dan Longsor di Beberapa Lokasi
- Masih Rekontruksi, Jembatan Cijemit Rusak Diterjang Arus Deras
- Kajari Kuningan Berganti: Ikhwanul Ridwan Diganti Yustina Engelin Kalangit
Kondisi tanjakan Cikole Desa Padamatang ini nampak amblas dan amblas, sehingga sulit dilintasi oleh kendaraan berat, terutama dumtruk pengangkut pasir. Namun kendaraan kecil, masih bisa melintas. Meski demikian kondisi jembatan Cigantung yang dibangun tahun 1984, kondisinya masih bagus.
Sebagai informasi pada ruas jalan Pasawahan – Cimara, terutama Antara batas desa Cidahu hingga Desa padamatang, kondisi jalannya sangat memprihatinkan dan sudah rusak parah.

TPT Jembatan Cigantung yang menghubungan Desa Ciwiru dan Desa Padamatang, Kecamatan Pasawahan, ambruk diterjang arus deras sungai tersebut, dan berdampak jalan di atasnya mengalami pergeseran dan amblas
“Kondisi jembatan Ciriung yang berada di batas Desa Cidahu dan Desa Ciwirudahu, kondisinya sudah parah karena terjadi amblas antara 50 cm hingga 100 cm.” terang Kades Ciwiru, Diani Rahman didampingi Sekdes Ciwiru, Somad, S.Ag, Senin (30/3/2026) di Kantor Desa Ciwiru.
Kondisi jembatan Ciriung dan tanjakan Cikole yang amblas itupun, imbuh Somad, telah dilaporkan ke BPBD Kabupaten Kuningan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kuningan, namun belum juga diperbaiki.

Jembatab Ciriung, di perbatasan Desa Cidahu dan Desa Ciwiru, amblas dan sudah lama tidak pernah diperbaiki
“Bahkan dari BPBD dan Dinas PUTR sudah meninjau dan melakukan susrvey namun entah kapan akan diperbaiki, padahal kalau dibiarkan bukan tidak mustahil Desa Ciwiru, dapat terisolir,” ujar dia.
Camat Pasawahan, Asep Dudi Riyadi, SE, M.Si menjelaskan, bahwa ruas jalan yang melintasi Desa Padamatang, Ciwiru dan Desa Cidahu, cenderung labil, sehingga sering terjadi longsor ataupun gerakan tanah.
Terkait masalah kondisi jalan, pihaknya telah melaporkan ke BPBD dan DPU Kabupaten Kuningan. Bahkan Kabid Bina Marga DPUTR, Tedi Sukmayadi, saat meninjau telah mengungkapkan, ruas jalan Pasawahan – Cimara akan segera digarap pada tahun ini.
Karena kondisi tanah yang labil, sehingga dirinya mengusulkan agar pengerjaan jalan dilaksanakan dengan kontruksi cor beton dengan tulang besi, sehingga akan lebih kuat. Ia tidak berharap jalan yang dibangun hanya dengan rabat beton, tanpa besi.
“Saya berharap karena kondisi jalan yang labil, pengerjaan nanti dilakukan dengan kontruksi cor beton dengan memakai besi, bukan rabat beton.” Harap dia, Senin (30/2026) di ruang kerjanya. (Tan)*
