Ciawigebang, MI.com  — Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan beberapa bangunan dan rumah ambruk. Salah satunya Tribun Lapang Sepak Bola Sumakti Jaya Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang, ambaruk diterjang angin kencang, Selasa (10/3/2026) sore.

Tribun yang ambruk berukuran 25 meter dengan tinggi 3 meter dan lebar 3 meter itu diterpa angin kencang.  Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan, aparat desa melakukan koordinasi dengan TNI, Polri dan BPBD Kabupaten Kuningan. Lantas BPBD melakukan assesmen dan penanganan bersama masyarakat.

Rumah Ambruk di Desa Situgede dan Ciherang

Hujan deras terjadi pada Selasa (10/3) sore terjadi pula di wilayah Kecamatan Subang dan Kadugede, mengakibatkan dua rumah warga ambruk. Salah satu rumah yang ambru milik Hadiman yang dihuni 1 KK dengan 3 jiwa di Blok Desa RT 01/01 Desa Situgede, Kecamatan Subang.

Hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam mengakibatkan rumah Handiman ambruk pada pukul 20.30 WIB. Akibatnya rumah Handiman rusak berat dan mengancam rumah Ja’i yang dihuni 1 KK dengan 4 jiwa.

Baca juga :

Berdasarkan pantauan Tim Asesment BPBD Kuningan, rumah Handiman mengalami retak-retak di ruangan tengah dan kamar tidur, dan berpotensi menimpa rumah Ja’i yang berada di bawahnya. 

Esoknya, perangkat desa dan masyarakat desa Situgede melakukan penanganan dengan melakukan pembersihan material bangunan yang ambruk. 

Esoknya, Rabu (11/3) pukul 07.15 WIB, longsor terjadi pula pada tembok penahan tebing (TPT) warung milik Ibu Iyus (65) di Dusun Wage RT 02 RW 02 Desa/Kecamatan Nusaherang. TPT yang longsor sepanjang 10 meter, tinggi 4 meter dan lebar 2 meter.

BPBD Kuningan bersama aparat desa berkoordinasi dan melakukan assessment di lokasi. Untuk mencegah terjadi longsor susulan, menurut BPBD Kuningan diperlukan perbaikan TPT.  Upaya penanganan sementara yang dilakukan dilakukan dengan pemasangan cerucuk bambu.

Rumah milik Handiman di Blok Desa RT 01/01 Desa Situgede, Kecamatan Subang, Selasa (10/3) malam, ambruk

Hujan dan angin kencang picu rumah ambruk di Kuningan

Hujan deras terjadi pada Selasa (10/3) sore terjadi di wilayah Kecamatan Subang dan Kecamatan Kadugede, mengakibatkan dua rumah warga ambruk. Salah satunya, rumah milik Hadiman yang dihuni 1 KK dengan 3 jiwa di Blok Desa RT 01/01 Desa Situgede, Kecamatan Subang, ambruk..

Hujan deras yang terjadi sejak Selasa (10/3) sore hingga malam, menyebabkan rumah Handiman ambruk pada pukul 20.30 WIB. Rumah Handiman mengalami rusak berat dengan kondisi retak-retak dibagian tengah dan kamar tidur, dan mengancam rumah Ja’i yang dihuni 1 KK dengan 4 jiwa, yang berada di bawahnya.

Esoknya, perangkat desa dan masyarakat desa Situgede melakukan penanganan dengan melakukan pembersihan material bangunan yang ambruk. 

Satu rumah warga di Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede mengalami kerusakan setelah tembok bagian atas bangunan ambruk pada Minggu malam, Minggu (8/3/2025) pukul 21.30 WIB di Dusun Manis RT 04 RW 01 Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede.

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Kuningan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai angin kencang sejak sore hari menyebabkan tembok bagian atas rumah ambruk.

TPT Warung di Nusaherang juga Ambruk

Rabu (11/3) pukul 07.15 WIB, longsor terjadi pula pada tembok penahan tebing (TPT) warung milik Ibu Iyus (65) di Dusun Wage RT 02 RW 02 Desa/Kecamatan Nusaherang. TPT yang longsor sepanjang 10 meter, tinggi 4 meter dan lebar 2 meter.

BPBD Kuningan bersama aparat desa berkoordinasi dan melakukan assessment di lokasi. Untuk mencegah terjadi longsor susulan, menurut BPBD Kuningan diperlukan perbaikan TPT.  Upaya penanganan sementara telah dilakukan pemasangan cerucuk bambu.

Longsor Jalan Desa Subang

Longsor terjadi pula pada ruas jalan Subang – Jalatrang, tepatnya di ruas jalan Blok Cikadu – Blok Caringin, Desa/Kecamatan Subang, Selasa (10/3) sore.  

Kronologis kejadian terjadi hujan deras dengan intensitas seang hingga deras mengakibakan tebing seluas 15 meter dengan tinggi 10 meter, longsor dan menimpa akses jalan desa menuju Blok Cikadu dan obyek wisata Cipanas Desa Subang.  

Akibatnya, akses jalan sempat tertimbun material longsor dan tidak bisa diliontasi kendaraan roda 2.  

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan kerusakan bangunan maupun pohon tumbang.

Saat ini sedang dilakukan penambalan di beberapa ruas jalan di wilayah Kabupaten Kuningan sebagai persiapan menjelang Idul FItri 1447 H. Namun sayangnya diduga karena pengerjannya asal-asalan sehinga meskipun baru ditambal, seperti di depan SDN 2 Cibingbin Kecamatan Cibingbin, kondisi jalan sudah rusak kembali dihantam hujan deras, Rabu (11/3) sore. (tan)

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *