Kuningan, MI.com — Jalan Cigintung (Jalan Pemuda) tepat dipinggir SDN 1 Panawuan Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar ke simpang empat Bojong, Kecamatan Cilimus, kondisinya rusak parah dan berlobang. Kondisi dengan panjang sekira 1,5 Km itu terkesan dibiarkan rusak berat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dan DPU Kuningan.
Kondisi jalan rusak berat tersebut banyak dikeluhkan oleh warga dan pengguna kendaraan yang sering melintas jalan Cigintung ini, karena mengancam keselamatan jiwa.
“Kondisi jalan yang rusak ini sudah lebih dari dua tahun tidak ada perbaikan oleh Pemda Kabupaten Kuningan.” ucap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada Media Identitas.com.
Baca juga :
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
Pantauan Media Identitas.com di Lapangan yang sering melintas jalan tersebut, memang kondisi jalannya sudah rusak parah dan bergelombang bagaikan Ombak Banyu.
Sungguhlah sangat menghawatirkan serta begitu amat memprihatinkan. Pernah terlihat dua kali sebuah mobil dum truck dengan sengaja mengangkut tanah lanjut menimbunnya di jalan-jalan yang berlobang lobang berat, mungkin mereka merasa khawatir, karena sering bahkan banyak pengendara motor yang berboncengan terjerembab dan terjatuh ke jalan yang bergelombang.
Ini amat dahsyat dan membahayakan pengguna kendaraan roda dua yang pada ngebut disamping kendaraan besar seperti truk. Apalagi mini bus, sedan, dan banyak kendaraan lain juga kerap melintasi Jalan Cigintung yang rusak berat dan bergelombang tini.

Pengendara sepeda motor sedang melintas jalan Cigintung Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Ir. I Putu Bagiasna, MT saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu mengatakan, “Iya siap, akan saya laksanakan dan diperbaiki. Dan terima kasih atas informasinya”.
Namun faktanya, hingga berita ini ditulis, proyek perbaikan jalan yang berada di pusat pariwisata Kabupaten Kuningan ini belum ada perbaikan.
Dampaknya, karena belum ada perbaikan oleh DPUTR Kuningan, masyarakat umum maupun anak sekolah banyak yang terpeleset dan jatuh ke jalan yang rusak dan bergelombang tersebut.
Kondisi ini tentu sangat menyiksa bagi pengendara roda 2 maupun roda 4, apalagi banyak orang tua yang sering mengantarkan anaknya ke SDN 1 Panawuan dan ke sekolah Ainur Rofik. “Pemerintah janganlah tutup mata, apalagi tutup telinga, usai membaca berita ini. I’am so sorry bos.” ucap nya. (belmondo)**
