Jakarta, MI.com — Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menandatangani disposisi pembukaan blokir sistem administrasi pendaftaran legalitas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) saat menerima audiensi pengurus yang dipimpin Ketua Umum PWI Akhmad Munir.
Sistem administrasi pendaftaran legalitas PWI sempat terhambat selama setahun terakhir. Oleh sebab itu, pembukaan blokir oleh Menteri Hukum dalam pertemuan di Kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Kamis (11/9/2025), ini menjadi momentum penting bagi PWI.
“Menteri Hukum Supratman Andi Agtas sudah menandatangani disposisi pembukaan blokir sistem administrasi pendaftaran pengurus PWI hasil Kongres Persatuan PWI 2025,” jelas Akhmad Munir usai pertemuan, sebagaimana keterangan tertulisnya.
Adapun Akhmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI Periode 2025–20230 dalam kongres yang digelar di Cikarang, Jawa Barat, pada 30 Agustus 2025. Terpilihnya Munir yang meraih 52 suara dan Hendry Ch Bangun 35 suara, sekaligus mengakhiri dualisme kepemimpinan yang sebelumnya ada di tubuh PWI.
Munir menegaskan fokus utama kepengurusannya saat ini ialah menyelesaikan persoalan legalitas agar organisasi dapat kembali berjalan normal.
“Agar segera dapat bekerja, hal utama yang harus dibereskan adalah terkait legalitas. Nantinya Administrasi Hukum Umum menjadi bukti legalitas dan pengakuan negara atas keberadaan PWI sebagai organisasi profesi wartawan,” ujarnya.
Dengan keluarnya disposisi dari Menteri Hukum, Munir optimistis PWI dapat segera menyatukan kembali seluruh elemen organisasi yang sempat terpecah.
Dia berharap, momentum ini menjadi pintu masuk bagi kebangkitan PWI dalam menjaga muruah pers nasional. “Kami bersyukur hari ini dapat diterima langsung oleh Pak Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Semoga hal ini menjadi langkah yang positif untuk PWI ke depannya,” kata Munir.
Menkomdigi sambut Positif peran PWI

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bertemu dengan perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu (3/9/2025). ANTARA/HO-PWI.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyambut positif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang bersatu kembali lewat Kongres Persatuan PWI 2025 untuk mengawal praktik jurnalisme Indonesia yang berkualitas.
“Kami tentu senang, mendapat kabar Kongres Persatuan PWI berjalan lancar dan demokratis. Semoga PWI betul-betul bersatu lagi dan kembali fokus untuk turut mengawal jurnalisme Indonesia yang profesional dan berkualitas,” kata Meutya Hafid saat menerima kunjungan Ketua Umum PWI dan Ketua DK PWI 2025-2030 di Kantor Kementerian Komdigi, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (3/9) malam.
PWI merupakan organisasi profesi wartawan pertama di Indonesia yang telah eksis sejak 1946. Dalam dua tahun terakhir terjadi dualisme kepengurusan di dalam organisasi tersebut yang ditandai dengan PWI hasil Kongres Bandung 2023 dan PWI Kongres Luar Biasa Jakarta 2024.
Baca juga:
Akhmad Munir Ketum PWI Terpilih dan Atal S. Depari Ketua Dewan Kehormatan
Setelah hampir dua tahun, kedua kubu bersepakat mengadakan Kongres Persatuan dengan dukungan Kemkomdigi dan tokoh pers Dahlan Dahi. Melalui Kongres Persatuan PWI di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, pada 29-30 Agustus 2025, terpilih secara demokratis Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI dan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI untuk periode 2025-2030.
Menkomdigi Meutya berpesan kepada para pimpinan PWI yang terpilih agar bisa merangkul seluruh anggota PWI sehingga tetap dapat menjaga persatuan yang diupayakan dalam Kongres Persatuan PWI 2025 dan mampu mengawal praktik jurnalisme berkualitas di Indonesia.
Menkomdigi juga menyatakan terbuka untuk berkolaborasi dengan PWI dalam mewujudkan jurnalisme berkualitas di Indonesia di tengah derasnya arus informasi di era digital, memastikan para jurnalis bekerja dengan profesional sejalan dengan kode etik jurnalistik.
Menjawab harapan Menkomdigi, Ketua Umum PWI Akhmad Munir menjanjikan kepengurusan baru PWI tetap mengakomodasi seluruh masukan dari anggotanya termasuk dari anggota yang sebelumnya dipimpin oleh PWI Kongres Bandung 2023 Hendry Ch. Bangun.
Saat ini Munir mengatakan tim formatur tengah berupaya secepatnya menyelesaikan susunan kepengurusan termasuk menjadikan Hendry sebagai pengurus sehingga bisa mendapatkan AHU dari Kementerian Hukum.
PWI berencana melakukan pelantikan pengurus di Museum Pers Nasional Solo, Surakarta, Jawa Tengah pada akhir September 2025. (Tan)**
