Kuningan, MI.com — Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Agus Mulya, S.Pd., M.Si., turut ambil bagian dalam Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527, Minggu (5/10/2025). Acara tahunan yang sempat tertunda ini disaksikan ribuan masyarakat yang memadati sepanjang Jalan Siliwangi untuk menikmati kemeriahan parade penuh warna.
Karnaval dimulai dari Pendopo Kuningan dan finish di Taman Kota, menampilkan beragam budaya dan kreativitas lokal. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama jajaran Forkopimda, termasuk Kepala BNNK Kuningan, berjalan bersama mengenakan busana adat sebagai simbol kebersamaan dan semangat melestarikan budaya.
Dalam momen tersebut, Kepala BNNK Kuningan juga bersilaturahmi dengan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, mempererat sinergi dan kolaborasi antara BNNK dan Pemda dalam mendukung program BERSINAR (Bersih dari Narkoba).
Baca juga :
- Tiga Cadir PDAU Kuningan Lolos Fit and Proper Test
- Bulog dan Pemda Kuningan Sinergi Amankan Serapan Gabah Petani
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
Silaturahmi ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi terciptanya masyarakat Kuningan yang sehat dan berdaya.

Kepala BNNK Kuningan (costum putih) dan Kabid Bayansos Diky, dan Dirut RSUD 45 Kuningan dr Deki Saefulloh (kiri), bersama dengan Kadis PMD, Ketua DPD Golkar Asep S Hermana dan Pj Sekda Kuningan menyapa warga dari atas panggung kehormatan karnaval budaya harjad ke 527 Kuningan, Minggu (4/10/2025)
Dalam sambutannya, Bupati Dian mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi ini sebagai wadah memperkuat persatuan, gotong royong, serta komitmen membangun Kuningan yang maju dan berbudaya.
Partisipasi BNNK Kuningan dalam karnaval menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus sarana mengajak masyarakat untuk hidup sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Karnaval Budaya tahun ini mencerminkan semangat “Kuningan Tandang Makalangan, Nanjeurkeun Budaya, Sangkan Waluya”, di mana kolaborasi, kebersamaan, dan semangat anti-narkoba menjadi kunci menuju Kuningan Melesat tanpa Narkoba. (Tan)**
