Kuningan, MI.com — Desa Bangunjaya Kecamatan Subang dan Desa Jalatrang Kecamatan Cilebak, ditetapkan sebagai Kampung Siaga Bencana sebagai daerah rawan bencana oleh Kementerian Sosial RI di wilayah Kuningan bagian selatan.
Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan uji simulasi bencana berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Bangunjaya, Jumat (24/10/2025) dipimpin oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriana, S.H., M.Kn.
Sebelumnya, pada Juli 2025, Desa Paninggaran Kecamatan Darma juga telah ditetapkan menjadi Kampung Siaga Bencana.
Baca juga :
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
KSB merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana, mengurangi dampak bencana melalui pencegahan dan kesiapsiagaan yang berbasis komunitas serta membangun solidaritas sosial antarwarga.
Sebanyak 120 orang terpilih menjadi relawan tagana (taruna siaga bencana) yang mendapatkan pelatihan mengenai kebencanaan selama dua hari. KSB dilengkapi dengan adanya lumbung sosial atau gudang logistik darurat yang disiapkan apabila terjadi bencana alam.
Tuti Andriani mengatakan, Kabupaten Kuningan merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang mesuk kategori rawan bencana alam seperti tanah longsor, banjir, pergerakan tanah, dan angin puting beliung.

Pengukuhan Kampung Siaga di Desa Bangunjaya Kecamatan Subang dan simulasi penanganan bencana, Jumat 24 Oktober 2025
“Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Sosial dan BPBD dengan segenap sumber daya yang ada selalu berupaya cepat tanggap atau respon cepat apabila terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Kuningan.” klaim Amih Tuti sapaan akrab Tuti Andriani.
Menurut Amih Tuti, dipilihnya wilayah Kuningan selatan ini sangat tepat sebab mulai Kecamatan Selajambe, Subang dan Cilebak ini merupakan daerah rawan longsor dan pergerakan tanah. Ia pun berterima kasih dengan telah ditunjuknya beberapa desa di Kabupaten Kuningan sebagai Kampung Siaga Bencana.
Ia berpesan agar peserta dapat berlajar dan berlatih kebencanaan dan menularkannya kepada masyarakat lainnya, sehingga bisa saling bekerjasama ketika terjadi bencana.
Apel dihadiri oleh oleh Ketua Kelompok Kerja Kesiapsiagaan dan Mitigasi, Hasatama Hikmah, mewakili Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Jabar, Dra. Enok Komariah, Kepala Dinas Sosial Kab. Kuningan Dr. H . Toto Toharudin, M.Pd, dan jajaran Forkopimca dan para kepala desa se wilayah Kuningan selatan. (Tan)**
