Kuningan, MI.com Bencana angina kencang menghantam empat desa di Kecamatan Maleber dan Kalimanggis, Minggu (30/11/2025). Angin kencang terjadi di Dusun Puhun RT 014 RW 04 Desa Kutaraja, Kecamatan Maleber, MInggu (30/11) pukul 17.30 WIB.

Angin kencang mengakibatkan atap rumah ibu Sani (60) disapu angin kencang. Akibatnya atap kamar tidur seluas 9 M² rusak terbawa angin kencang, Sementara pohon Mangga itupun me, setinggi 9 meter dengan diamier 80 cm menimpa tempat wudhu Madrasah Aruju mili H, Sanis Gozali (60).

Kronologis kejadian terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, pada Minggu (30/1) sekitar pukul 17.30 WIB terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Langkah yang dilakukan, aparat desa berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri dan BPBD Kuningan. “BPBD mengirimkan team assesment. Sementara pohon Mangga yang tumbang akan dibersihkan oleh aparat desa bersama masyarakat pa Rabu 3 Desember 2025,” imbuh Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kuningan, Reno Presna Sunardi, S.Sos.

Baca juga :

Dalam waktu yang bersamaan, bencana angin kencang juga terjadi di Dusun 1 RT 03 RW 01 Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber. Di lokasi tersebut Pohon Durian setinggi 15 meter dengan diameter 80 cm, menimpa bangunan BUMDes, berukuran 9 x 4 meter yang disewa oleh Uban (50) untuk toko.

Angin Kencang di Kalimanggis

Bencana angin kencang, terjadi pula di Kdesa Kertawana dan Desa Kalimanggis Kulon Kecamatan Kalimanggis, Minggu (30/11) pukul 18.24 WIB.

Angin kencang mengakibatkan pohon Petai setinggi 10 meter dengan diameter 80 cm, tumbang dan menimpa bagian depan rumah H. Ibad (33) dan rumah Masturi (58) tertimpa dibagian atap belakang di Dusun Kliwon RT 05 RW 03 Desa Kertawana.

Kronologis kejadian, terjadi hujan deras disertai angin kencang pada pukul 14.20 WIB., mengakibatkan pohon Petai tumbang. Penanganan pohon tumbang dilaksanan Selasa (2/12) oleh masyarakat setempat 

Kejadian serupa terjadi di Dusun Wage RT 14 dan 16 RW 04 Desa Kalimanggiswetan, hujan lebat disertai angin kencang, menyebabkan pohon Mahoni tumbang dan menimpa rumah warga.

Di RT 014 angin kencang menyapu atap baja ringan milik Reno (50). Di RT 016 pohon Mahoni setinggi 10 meter diamerr 60 cm menimpa bagian belakang rumah Saprudin (60) yang dihuni 1 KK dengan 6 jiwa. (Tan)*

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *