Jakarta, MI.com — Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi yang sangat tegas, yakni audit menyeluruh atas penggunaan Dana Desa harus segera dilaksanakan.
Perintah ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk memastikan setiap rupiah anggaran desa benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat, bukan kebocoran atau penyimpangan.
Menanggapi perintah tersebut, pemerintah pusat bergerak cepat. Dilansir dari Hariannarasi.com, sebuah Tim Audit Gabungan lintas instansi pengawasan segera dibentuk.
Tim ini tidak main-main, melibatkan kekuatan penuh dari Inspektorat Jenderal (Itjen), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta didukung penuh oleh unsur pengawasan di tingkat daerah.
Sejak awal pekan ini, Tim Gabungan telah didistribusikan ke sejumlah kabupaten prioritas di seluruh Indonesia.
Baca juga :
- Bulog dan Pemda Kuningan Sinergi Amankan Serapan Gabah Petani
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
Fokus pemeriksaan bukan sekadar administratif. Mereka menerapkan metode pemeriksaan yang dikenal sangat ketat, verifikasi lapangan dan inspeksi fisik langsung.
“Tim audit tersebut terdiri dari Inspektorat Jenderal, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta unsur pengawasan daerah,” tulis akun Instagram @bushcoo, seperti dikutip Hariannarasi.com, Selasa (16/12/2025).
Membidik Proyek dan Pemberdayaan
Langkah audit kali ini bukan sekadar pemeriksaan rutin tahunan. Tim auditor memiliki mandat untuk melakukan, antara lain :
- Pencocokan Dokumen Anggaran versus realisasi lapangan secara detail.
- Inspeksi Fisik terhadap proyek-proyek infrastruktur yang didanai Dana Desa.
- Pengecekan Efektivitas program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan.
Pemerintah menegaskan bahwa instruksi Presiden Prabowo ini merupakan langkah korektif fundamental. Tujuannya jelas yakni memperbaiki tata kelola administrasi keuangan desa secara radikal, menutup celah penyimpangan, dan menjamin Dana Desa menjadi motor penggerak pembangunan yang tepat sasaran.
Audit total ini diharapkan dapat menghasilkan peta jalan yang lebih transparan dan akuntabel bagi pengelolaan keuangan desa di masa mendatang.
Beragam komentar dalam akun facebook: Portal Informasi : Bersiaplah. Kalau yang jujur dan bertanggung jawab seharusnya tidak perlu panic. Supriadi Supriadi iya demonya watados biar selamat dari audit pemikirannya.
Bung Ayos : Audit itu bagus, untuk memastikan penggunaan dana tepat sasaran. Bukan semata untuk memastikan desa ini itu korup. Sy sependapat, audit saja sapa tau ada piangam penghargaan bgi desa yg bersih, jujur & bertanggung jawab. Nugro Krismanto : Di cek rekening tim auditornya, sebelum dan sesudah audit dana desa.
Win Herwin : Jika benar ingin bersih” bukan cuma pemerintah desa, bupati dan DPRD, gubernur dan DPD, presiden dan kementrian dan DPR RI, DPD.. Dan semua lembaga yang menggunakan anggaran negara wajib diaudit semua. (Tan)*
