Cigugur, MI.com — Meskipun tanpa ada dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, namun Lurah Cigadung, Kecamatan Cigugur, H. Bambang Supriyadi, M.Pd, dapat melakukan penataan Alun-alun Kelurahan Cigadung.
Penataan yang telah berlangsung sejak awal bulan Mei 2026 itu dilakukan dengan melibatkan para tokoh Kelurahan Cigadung dan donatur. “Saya menawarkan dan mengajak para tokoh untuk bersama-sama membangun Kelurahan Cigadung yang maju berbasis pemberdayaan masyarakat.” ungkap Lurah Bambang Supriyadi, di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2026).
Tawaran itupun direspon oleh para tokoh diantaranya Dedi Jawa yang merupakan keturunan dari Kuwu Cigadung, dan H. Rahmat, tokoh politik yang cukup banyak relasi.
“Kami sangat mendukung program penataan Alun-alun Kelurahan Cigadung sebagai area bermain dan olah raga bagi anak-anak dan umumnya warga. Meskipun tidak ada anggaran kami berupaya untuk mencari bantuan dari warga yang mampu dan peduli, sehingga selama dua pekan ini sudah sebagian tertata dengan baik.” ujar Dedi Jawa.
Baca juga :
- Rangkul Tokoh dan Donatur, Lurah Cigadung Lakukan Penataan Alun-alun secara Swadaya
- Kasdam 3 Siliwangi Brigjen TNI Agus Bhakti Kunker ke Markas Yonif TP 839/SA
- Bupati Kuningan Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Daerah Berprestasi
- Ucapan Terima KDM untuk Anggota DPRD Jabar yang Kritiknya
Ketika ditanyakan, dari mana sumber anggaran untuk membayar pekerja yang bekerja setiap hari selama dua minggu ini? Lurah Bambang menjelaskan, untuk sumber dana berasal dari warga dan bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Reni Parlina.
Banyak warga yang membantu dan menyumbangkan material bahan bangunan berupa pasir dan semen, termasuk bantuan 20 zak semen dari DPMD Kabupaten Kuningan. “Hari ini saja saya bersama H. Rahmat dan Pak Dedi Jawa akan silaturahmi kepada salah seorang warga yang kebetulan bersedia untuk membantu penataan Alun-alun ini.” imbuh dia.
Selain para tokoh, karang taruna juga dirangkul dan dilibatkan dalam penataan alun-alun ini. Kami juga telah menghimpun dan membentuk Forum Silaturahmi Remaja Islam Masjid (Forsirema) yang berasal dari empat masjid Jami yang tersebar Lingkunan Ciwaru, Cilame, dan Paleben, Lingkungan Babakan, Lingkungan Kamukten, dan Lingkungan Gibug.
Ia mengaku sangat mendukung program Nata Daya yan diulirkan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. “Kami sangat mendukung Visi Kuningan Melesat, salah satunya program Nata Daya, sebuah inisiatif strategis untuk menata dan merevitalisasi alun-alun serta taman desa di berbagai penjuru wilayah. Target utamanya adalah menyulap ruang publik pedesaan/kelurahan menjadi pusat aktivitas ekonomi, pariwisata, dan pelestarian budaya lokal.” ungkap Bambang.
Karena itu, pihaknya selalu melaporkan terkait program penataan alun-alun ini, kepada Bapak Bupati, dan Camat Cigugur. “Alhamdulillah responnya sangat baik,” ucap dia.
Harapan dia, setelah Alun-alun ini tertata dengan baik dan ada aktivitas warga dan remaja akan muncul para pedagang kecil yang berimbas pada sektor perekonomian masyarakat sekitar.
Ia pun merasa bersyukur karena telah melakukan komunikasi dengan para petani dengan mengaktifkan kelompok tani, dan Mitra Cai. Dampaknya, belum lama ini telah dibangun irigasi di Lingkungan Kamukten bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan. (Tan)*
