Kuningan, MI.com — Kepala Dinas Perumahan Kawawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kuningan, Dr. H. Deni Hamdani, M.Si memfasilitasi aspirasi warga Perum Graha Alana Kuningan terkait kelengkapaan fasilitas umum, fasilitas sosial, prasarana, sarana dan utilitas (PSU) di Perum yang berada di Kelurahan/Kecamatan Kuningan.
Dalam rapat koordinasi di Aula Disperkimtan, Rabu 8 Juli 2026 itu, Branch Manager PT Bakti Cipta Propertindo, Teguh Wagiono didampingi H. Didi menyatakan akan segera melengkapi PSU sebagaimana ketentuan peraturan yang berlaku.
“Kita akan memulai penataan PSU pada Bulan Juli 2026 ini.” Ungkap Teguh menjawab permintaan bahwa Tim Kabupaten Kuningan akan segera meluncur melakukan survey lapangan pada 21 Juli 2026 mendatang.
Baca juga :
- Kadisperkimtan Deni Hamdani: Developer Perum Graha Alana Harus Segera Lengkapi PSU
- Trump Bilang Gencatan Senjata Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Prancis Vs Maroko Tersaji di Perempatfinal Piala Dunia 2026
- Akselerasi Swasembada Gula Nasional: Kuningan Ikut Tanam Tebu Serentak
Berbeda dengan nasib warga Perum Graha Alana Kuningan, maka warga Perum Kuningan City View (KCV) masih harus menunggu waktu, karena perwakilan PT. Dunia Milik Bersama untuk ke dua kalinya tidak hadir, dan akan memewakilkan atau menyelesaikan melalui kuasa hukumnya.
Aspirasi warga Perum Graha Alana disampaikan oleh Ketua RW 09 Kelurahan Kuningan, Robi Pratanuari, dan Ketua RT 01 RW 09 Sukartanu, SH. Robi menjelelaskan, bahwa Perum Graha Alana Kuningan dibangun sejak tahun 2019 dan pembangunan rumah telah selesai pada tahun 2023 lalu.

Ini Prasarana, Sarana dan Utilitas yang harus dilengkapi oleh Developer (Pengembang Perumahan) berdasarkan Permendagri No. 9 Tahun 2009
Rumah itupun hampir seluruhnya telah laku terjual, hanya sekitar 7 unit yang belum laku terjual dengan berbagai alasan. Sayangnya, tingginya animo masyarakat untuk memiliki hunian di pusat Kota Kuningan ini, tidak diiringi dengan kelengkapan PSU.
Seperti belum ada Taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta fasilitas lainnya. Bahkan beberapa saluran air (drainase) sudah rusak sehingga mengakibatkan beberapa rumah ada yang retak-retak, bahkan terancam longsor.
Sementara itu, Sukartanu menjelaskan secara panjang lebar terkait dengan kelengkapan mulai dari prasarana, sarana dan utilitas di Perum Graha Alana yang belum lengkap.
“Saat ini PSU yang dimiliki baru ada sarana ibadah, sementara sarana perniagaaan, pelayanan umum dan pemerintahan (kantor RT/RW) tidak ada, sarana pendidikan dan kesehatan tidak ada, sarana rekreasi dan olah raga, serta pertamanan dan RTH belum ada.” beber Jurnalis ini.
Karena itu, dia meminta agar ada ketegasan waktu untuk memulai penataaan atau pengadaan PSU di Perum Graha Alana Kuningan. (Tan)*
