Kuningan, MI.com — Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyerahhkan penghargaan kepada pemenang Karnaval Budaya Hari Jadi ke 528 Kuningan, Senin (14/9/2026) seusai apel pagi di Halaman Kantor Pemda Kuningan.
Karnaval Budaya digelar sehari sebelumnya, Minggu (13/9) yang menampilkan beragam kreativitas peserta dari kecamatan, instansi, lembaga pendidikan dan kelompok masyarakat.
Bupati Dian mengatakan, pelaksanaan karnaval tahun ini memiliki konsep yang berbeda dan memberikan warna baru dalam rangkaian Hari Jadi Kuningan. Kegiatan dikemas dengan konsep baru dan mendapatkan respon postif dari masyarakat. “Saya lihat ini ada perubahan, perubahan dengan kegiatan konsep-konsep yang baru,” ujar Bupati Dian.
Baca juga :
- Uniku Juara Umum Karnaval Budaya Hari Jadi ke 528 Kuningan
- Bupati Kuningan Pantau Puluhan Siswa di Ciwaru Diduga Keracunan Usai Menyantap MBG
- Mendadak, Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara
- Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke 528 Kuningan: Dipadati Ribuan Warga
Menurutnya, semangat yang dibangun dalam Karnaval Budaya sejalan dengan tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”. Tema tersebut, kata Bupati, mengandung pesan bahwa Kuningan harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budaya dan jati dirinya.
“Kita boleh maju, kita boleh berkembang atau mungkin modern, tapi tidak boleh melupakan jati diri. Tradisi adalah akar, budaya adalah jati diri,” tegasnya.
Bupati Dian menilai tradisi dan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat ke depan. Karena itu, kemajuan sebuah daerah harus tetap dibangun dengan pondasi budaya yang kuat.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan penghargaan kepada peserta terbaik dalam sejumlah kategori.
Untuk Kategori Kecamatan, Juara 1 diraih Grup 3, yang terdiri dari Kecamatan Cilimus, Jalaksana, Japara, Ciawigebang, Pancalang, Pasawahan, dan Mandirancan.

Juara 2 diraih grup bertema Pra-Sejarah, yang terdiri dari Kecamatan Cigugur, Kuningan, Kadugede, Nusaherang, Kramatmulya, dan Sindangagung.
Sementara Juara 3 diraih grup bertema Masuknya Islam, yang terdiri dari Kecamatan Luragung, Garawangi, Lebakwangi, Maleber, Ciniru, dan Hantara.
Untuk Kategori Umum Penampilan Terbaik, Juara 1 diraih Universitas Kuningan, Juara 2 Bank Kuningan, dan Juara 3 SMK Karya Nasional.
Penghargaan juga diberikan untuk kategori Kostum Nusantara Terbaik. Juara 1 diraih Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta istri, Juara 2 Kepala Dinas Kesehatan beserta istri, dan Juara 3 Direktur RSUD Linggarjati.

Sementara itu, penghargaan Replika Terbaik diberikan kepada Pemuda Caringin Jalaksana melalui kreasi Replika Paksi Naga Lima.
Bupati berharap berbagai konsep baru dalam rangkaian Hari Jadi Kuningan dapat terus dikembangkan, sehingga kegiatan peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi mampu memberikan hiburan, membangun kebanggaan daerah, sekaligus memperkuat identitas budaya Kuningan. “Yang penting urang mah kebenaran dan manfaatnya terasa. Konsepnya jelas,” tegasnya.
Menurut Bupati Dian, setiap inovasi dan konsep baru tentu akan mendapatkan beragam tanggapan. Namun, selama kegiatan tersebut memberikan manfaat dan mendapat sambutan positif masyarakat, pemerintah harus berani melakukan terobosan.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kuningan untuk terus menjaga tradisi dan budaya sebagai akar pembangunan daerah. (Tan)*









Leave a Reply