Jalaksana, MI.com — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Oni Sahroni mengajak jemaah Masjid At Takwa Desa Jalaksana untuk semakin meningkatkan cinta kepada Rosulullah SAW.
Ajakan disampaikan saat mengisi khutbah jumat pada 4 September 2026 lalu. Dalam narasi bertema “Bukti Kecintaan kepada Rasulullah SAW”, ia membandingkan fenomena kekaguman pada bintang sepak bola dunia dengan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Inisiatif edukasi keagamaan ini dicanangkan guna membakar semangat warga dalam menghidupkan sunnah di kehidupan sehari-hari.
Dalam uraiannya, Oni mencontohkan bagaimana seseorang yang mengidolakan bintang sepak bola seperti Cristiano Ronaldo (CR7) rela melakukan apa saja. Mulai dari bergabung fan base, membela di media sosial, membeli jersey, hingga menirukan gaya selebrasinya di lapangan.
Baca juga:
- Oni Sahroni Ajak Jemaah Masjid At-Taqwa Buktikan Cinta pada Rasulullah SAW
- Warga Randusari Ontrog DPRD: Bau Menyengat dan Suara Bising Waduk Cileuweung
- Soal Tunjangan DPRD, Kejari Kuningan Panggil Anggota Dewan
- Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Gunung Anak Krakatau Resmi Dihentikan
Ia menggarisbawahi bahwa perbandingan tersebut semestinya menjadi cermin bagi setiap muslim untuk mengukur sejauh mana perhatian dan pengorbanan yang telah diberikan bagi Rasulullah SAW.
“Salah satu cara mengukur kecintaan kita kepada Rasulullah SAW adalah dengan melihat seberapa besar perhatian, keteladanan, dan aktivitas kita dalam mengikuti beliau dibandingkan dengan kecintaan kita kepada tokoh atau idola lainnya,” terang Oni.
Ia mengingatkan jemaah bahwa Rasulullah SAW adalah sosok yang begitu mengasihi umatnya dan berjuang demi keselamatan mereka di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, pengakuan cinta tidak boleh berhenti sebatas lisan, melainkan harus diwujudkan dengan memperbanyak selawat, mempelajari sirah, serta menerapkan adab kenabian.
Pengisian khutbah Jumat ini merupakan bagian dari komitmen nyata para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jalaksana untuk hadir secara konsisten dalam pembinaan mental spiritual warga.
Melalui dakwah kontekstual yang dekat dengan realitas sosial, jajaran KUA Jalaksana berharap nilai-nilai keagamaan dapat diresapi dengan mudah, sehingga kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW benar-benar menjadi pedoman hidup dan pembentuk karakter masyarakat. (Juju M)











Leave a Reply