Kuningan, MI.com — Hj. Ika Siti Rahmatika, S.Sos Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat yang membidangi Perekonomian melakukan reses di Perum Graha Alana Kuningan, Minggu (20/9/2026). Bunda Ika sapaan akrab Ika Rahmatika mengajak warga Perum Graha Alana Kuningan untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam reses itu, Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat 13 itu mengajak kepada ibu-ibu yang hadir untuk memanfaatkan lahan pekarangan, karena sangat bermanfaat untuk keluarga maupun lingkungan.
“Saya dulu saat menjadi Ketua Umum TP PKK Kabupaten Kuningan punya program Bunda Menyapa. Saat itu sering terjun ke masyarakat untuk menemui ibu-ibu PKK di setiap desa, dalam setiap kesempatan saya selalu menekankan pentingnya memanfatkan lahan pekarangan dengan menanam sayur-sayuran, seperti cabe dan tomat.” Ucap istri mantan Bupati Kuningan, H. Acep Purnama (alm) ini.
Baca juga :
- Kampus Bersih Narkoba! 472 Mahasiswa Baru Jalur Reguler Uniku Terbukti Negatif Tes Urine
- Bunda Ika Ajak Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan
- King Kobra 3,5 Meter Sembunyi di Bawah Lemari Pesantren, Berhasil Dievakuasi Damkar Kuningan
- Prabowo Mau SD, SMP, SMA Negeri Gratis, Mendikdasmen: Sudah Gratis Semua
Ia mengungkapkan selama ini, dirnya telah berkeliling ke ratusan desa, bukan hanya di Kabupaten Kuningan, tapi keliling pula di Kabupaten Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar. Dalam kesempatan itu, ia memamparkan bidang garapannya yang mencakup: perdagangan dan perindustrian, wilayah kelautan daerah, konservasi alam, pertanian tanaman pangan, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan, logistik, koperasi dan usaha kecil, dan pariwisata.
“Berdasarkan bidang garapan tersebut, di sini apa (Perum Grahana Alana, red) apa yang bisa dikembangkan?” tanya Bunda Ika.

Bunda Ika sedang reses dengan menampung aspirasi masyarakat di Perum Graha Alana Kuningan, Minggu 20 September 2026
Penanya pertama menyampaikan bahwa di Perum Graha Alana bisa dikembangkan kompos buatan yang berasal dari sampah organik. Sementara sampah lainnya, bisa dikumpulkan dan dijual, baru sisanya diangkut ke TPSA.
Ketua RT 01 RW 09 Sukartanu, SH menyampaikan keinginannya untuk membentuk kelompok tani dengan bidang garapan hortikultura, peternakan dan perikanan. Kalau untuk tanaman pangan padi di sini tidak bisa, karena tidak ada lahan sawahnya, tapi untuk tanaman buah-buahan, peternakan, perikanan dan hortikultura bisa dikembangkan, baik oleh bapak-bapak maupun ibu-ibu.
“Saya sendiri sudah merintis penanaman Pepaya Calipornia, walaupun hanya beberapa pohon dan sudah menghasilkan, dengan diselingi oleh sayuran bawang daun, cabe dan tomat. Ke depan akan dikembangkan lebih luas dengan memanfaatkan lahan ruang terbuka hijau, tentunya atas seizin dari developer,” ucap dia.
Ketua RW 09 Kelurahan Kuningan, Robi Pratanuari mengungkapkan, bahwa di Perum Graha Alana saat ini terdapat sebanyak 527 unit rumah. Dari jumlah itu yang sudah ditempat sebanyak 350 rumah, dan yang telah berstatus warga Perum Graha Alana Kuningan dikisaran 100 keluarga.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, akan lebih banyak yang mengalihkan statusnya dengan ber KTP Perum Graha Alana, karena hal ini merupakan salah satu persyaratan untuk penyerahan kepada Pemda Kabupaten Kuningan. Tentunya setelah fasilitas umum dan fasilitas sosial dilengkapi oleh developer.” terang Robi. (Tan)*











Leave a Reply