Kuningan, MI.com — Bencana angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah bantuan, dan madrasah di Dusun 2 RT 07 RW 02 dan Dusun 4 RT 15 RW 04 Desa Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Jumat (23/1/2026) pukul 18.30 WIB.
Di lokasi tersebut pohon Kelapa setinggi 15 meter, dan pohon Kulur 12 meter, pohon Salam 4 meter, pohon melinjo 5 meter, dan pohon Nangka 5 meter, dengan diameter ±50 cm. Pohon tumbang itu menimpa atap rumah milik bantuan, milik Abah Pulung (78), yang dihuni seorang diri, sekaligus pemilik pohon.
Rumah Pulung itu pun baru dibangun dibangun oleh Pemdes Babakanmulya pada Agustus 2025 lalu. Kronologis kejadian, pada Kamis (22/1/20260 terjadi hujan ringan. Esoknya, Jumat (23/1) terjadi angin kencang, menyebabkan pohon tumbang pada pukul 17.30 WIB.
Sementara itu, pohon Petai setinggi 15 meter dengan diameter 50 cm menimpa atap Madrasah Baiturrahman seluas 49 M².
Baca juga :
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
- Khutbah Jum’at: Lima Persiapan Menyambut Ramadhan
Keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, upaya yang dilakukan, petugas BPBD Kuningan bersama masyarakat, melakukan pembersihan, pemangkasan dan pemohotongan pohon tumbang yang menimpa rumah dan bangunan madrasah, selesai Sabtu (24/1) pukul 15.10 WIB.
Kronologis kejadian, pada Jumat (23/1) terjadi angin kencang, menyebabkan pohon tumbang pada pukul 17.30 WIB. Esoknya, Sabtu (24/1) terjadi lagi hujan ringan disertai angin kenang menyebabkan pohon tumbang pada pukul 11.00 WIB.
Upaya yang dilakukan, petugas BPBD Kabupaten Kuningan, melakukan pembersihan, pemangkasan dan pemohotongan pohon tumbang yang menimpa rumah dan bangunan madrasah, selasai Sabtu (24/1) pukul 15.10 WIB.

Pohon Cengkih setinggi 30 meter menimpa rumah Kowi, warga Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, Sabtu (23/1/2026) siang
Pohon Cengkih 90 Meter Tumbang di Cirendang
Angin kencang juga terjadi di Dusun Cilame RT 17 RW 07 Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, Sabtu (24/1) pukul 14.00 WIB, menyebabkan pohon Cengkeh setinggi 30 meter, berdiameter 90 cm, tumbang dan menimpa atap rumah Kowi (54). Akibatnya atap dan bagian samping rumah rusak sedang seluas 30 M².
Kronologis kejadian terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diserbati angin kencang pada pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB. Aparat Kelurahan Cirendang koordinasi dengan aparat Kecamatan, TNI, Polri dan BPBD Kabupaten Kuningan.
Bencana angin kencang terjadi pula pada Sabtu (24/1) pukul 13.00 WIB, di Dusun Manis RT 10 RW 02 Perum Kalapagunung Regency Blok F Desa Kalapagunung, Kecamatan Kramatmulya.
Angin kencang mengakibatkan atap spandek seluas 18 M² di lantai 2 rumah Yana (46) yang dihuni 1 KK dengan 6 jiwa, ambruk terbawa angin kencang, dinding ambruk 6 M², dan atap genting beton 9M².
Atap spandek itu menimpa rumah milik Arif (47) yang dihuni 1 KK dengan 2 jiwa, sehingga bagian kamar jebol.
Angin kencang, terjadi pula di Blok Sukamampir Dusun Kliwon Rt 12 RW 05 Desa Gunungkeling Kecamatan Cigugur, Sabtu (24/1/2026) pukul 10.00 WIB. Angin kencang mengakibatkan rumah Agus (45) yang dihuni 1 KK/4 jiwa, dindingnya ambruk 8 x 2 meter, dan atap atap ambruk 12 x 4 meter atau 48 M².
Aparat desa Gunungkeling bersama masyarakat membersihkan bangunan yang ambruk. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena berdomisili di Cikarang, Bekasi. (Tan)*
