Kuningan, MI.com — Angin kencang hantam Tiga desa di Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Kamis (29/10/2026) pukul 15.30 WIB. Dampaknya puluhan rumah milik warga Desa Maleber, Desa Buniasih, dan Desa Mekarsari, mengalami kerusakan.
Desa Mekarsari paling parah dihantam angin kencang, tercatat tujuh rumah rusah berat, dan 80 rumah lainnya mengalami rusak sedang atau rusak ringan. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si pun langsung meninjau ke lokasi kejadian, esok harinya.
Di Desa Maleber, angin kencang terjadi di Dusun Tarikolor RT 027 RW 011, dan jalan penghubung Desa Mekarsari – Cipakem rusak berat di Dusun Kadatuan RT 02 RW 01. bencana menghantam pula Dusun 2 Sulang RT 06 RW 02 Desa Buniasih.
Baca juga :
- Angin Kencang Hantam Desa Mekarsari: Tujuh RUmah Rusak Berat
- Angin Kencang Hantam Tiga Desa di Kecamatan Maleber: Desa Mekarsari Paling Parah
- Kepengurusan PWI Kuningan Akan Segera Berakhir, Siapa Ketua Selanjutnya?
- Kawin Cai Dikembangkan Jadi Model Konservasi Mata Air
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, S.STP menjelaskan, di Dusun Tarikolot RT 027 RW 01 Desa Maleber, pohon Mangga setinggi 7 meter dengan diameter 70 cm, tumbang dan menimpa ruang tamu rumah Anta Suanta (52) seluas 12 M². Rumah dihuni 1 KK dengan 5 jiwa.
Di Dusun Kadatuan RT 02 RW 01, Pohon Trambesi setinggi 30 meter dengan diamer 2 meter, tumbang dan menimpa akses jalan penghubung Mekarsari – Cipakem. Akses jalanpun sempat tertutup total.
Sementara di Dusun 2 Sulang Desa Buniasih, Pohon Petai setinggi 10 meter diameter 1 meter, dan pohon Mangga setinggi 7 meter dengan diameter 1 meter, tumbang, dan menimpa kandang ayam, menimbulkan kerusakan atap kandang seluas 18 M². Kandang Ayam yang tertimpa milik Rohman (32), warga Desa Cineumbeuy, Kecamatan Lebakwangi.
Kronologis kejadian, pada hari Kamis (29/10/20o26) terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dari pukul 15.00 hingga 17.30 WIB, mengakibatkan pohon tumbang di beberapa desa di kecamatan Maleber.
Aparat desa langsung berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, Dinas PUTR dan BPBD Kabupaten Kuningan. BPBD Kuningan lantasi mengirimkan tim assesmen dan melakukan penanganan bencana.
Indra Bayu Permana mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di musim penghujan ini. BPBD langsung melakukan penanganan dibantu aparat desa, TNI, Polri dan masyarakat hingga pukul 19.00 WIB, sehingga akses kendaraan kembali normal.

Rumah warga Desa Cineumbeuy, Kecamatan Lebakwangi, terdampak terpaan angin kencang, Kamis (29/10/2026) sore
Angin Kecang terjadi pula di Desa Cineumbeuy
Dalam waktu yang bersamaan angin kencang juga menghantam Desa Cineumbeuy, Kecamatan Lebakwangi. Di Dusun I RT 05 RW 01 tiga rumah terdampak, yakni milik Juandi Wijaya (44) seluas 88 M² yang dihuni 1 KK dengan 4 jiwa, mengalami kerusakan ringan dibagian asbes atap dapur.
Rumah Rasidi (58) seluas 55 M², yang dihuni 1 KK 2 jiwa, rusak sedang dibagian atap genteng. Sementara rumah Oyo Juharyo (66) dihuni 2 KK dengan 4 jiwa rusak seluas 54 M² mengalami rusak berat pada bagian atap genting.
Di Dusun 2: rumah Darsa (79) seluas 140 M², dihuni 1 KK dengan 4 jiwa mengalami rusak sedang pada bagian atap dapur, dan rumah Didi Kurniadi (43) seluas 48 M² yang dihuni 1 KK dengan 5 jiwa mengalami rusak berat bagian atap asbes. (Tan)*









Leave a Reply