Luragung, MI.com  — Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bersih dari ancaman narkotika terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Kabupaten Kuningan yang digelar pada Selasa, 14 April 2026 di Aula SMAN 1 Luragung, Kabupaten Kuningan.

Pertemuan tesebut menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan visi antara otoritas pencegahan narkotika dan para pengambil kebijakan di sekolah dalam menyukseskan program unggulan “Ananda Bersinar” (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba).

Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya, S.Pd., M.Si, yang didampingi oleh Ketua Tim P2M, Dedy Nuryadi, SE, menegaskan bahwa perlindungan terhadap siswa SMA merupakan prioritas utama.

Baca juga :

Dalam paparannya, Agus Mulya menekankan bahwa tantangan di era modern menuntut sekolah untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan ketahanan diri siswa yang kokoh.

Program “Ananda Bersinar” hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, dengan mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan guna membangun imun mental para peserta didik terhadap godaan penyalahgunaan narkoba.

Strategi utama yang diusung dalam pertemuan ini adalah integrasi nilai-nilai anti-narkoba ke dalam struktur kegiatan sekolah yang sudah berjalan. Alih-alih hanya mengandalkan sosialisasi formal yang bersifat satu arah, BNNK Kuningan mendorong agar pesan-pesan pencegahan masuk ke dalam nadi kegiatan kesiswaan.

Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya bersama pengurus dan anggota MKKS SMA rakor di Aula SMAN 1 Luragung, Selasa (14/4/2026)

Pesan tersebut seperti pada saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), hingga kegiatan kepramukaan. Bahkan, peran kepala sekolah dan guru sebagai pembina upacara diharapkan menjadi kanal komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan edukatif secara sistematis dan lebih mudah diterima oleh logika serta emosi remaja.

Melalui kolaborasi erat antara BNNK Kuningan dan MKKS SMA ini, diharapkan sekolah benar-benar mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat dan berintegritas.

Dengan penyampaian informasi yang lebih luwes dan menyatu dalam keseharian sekolah, setiap peserta didik di Kabupaten Kuningan diharapkan memiliki kesadaran kolektif untuk menolak narkoba. Pada akhirnya, program “Ananda Bersinar” ini menjadi investasi besar bagi daerah untuk memastikan anak-anak muda Kuningan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas dan bebas dari belenggu narkotika. (Tan)*

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *