Kuningan, MI.com — Rumah emak Ida Suidah (62) di Blok Kaliwon RT 01 RW 01 Kelurahan Purwawinangun Kecamatan Kuningan, Ambruk, Rabu (21/1/2026) sore. Penyebabnya karena kondisi bangunan sudah lapuk dimakan usia ditambah hujan deras yang cukup lama, dari pukuk 14.00 hingga 20.30 WIB, sehari sebelumnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menjelaskan, rumah ambruk dipicu oleh hujan lebat yang terjadi pada Rabu (21/1) yang terjadi cukup lama dari pukul 14.00 hingga 20.30 WIB. Hal itu diperparah dengan kondisi bangunan yang sudah lapuk.
Baca juga :
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
“Kondisi bangunan yang memang sudah masuk kategori tidak layak huni dan struktur atap yang lapuk tidak kuat menahan beban air hujan, sehingga mengakibatkan ambruk pada bagian kamar tidur dan dapur,” jelas Indra Bayu Permana, Jumat (23/1/2026).

Menurut Indra Bayu, kerusakan rumah terjadi pada atap kamar dan dapur yang berukuran 5 x 4 meter atau seluas 20 M². Kondisi bangunan itupun dapat mengancam keselamatan penghuni rumah, terutama tumah anaknya, Didi Rodiana (42) yang dihuni oleh 5 jiwa.
Rumah ambruk itupun, imbuh Indra Bayu mengancam rumah Didi Rodiana, anaknya yang dihuni ole 5 jiwa. Karena posisinya satu atap dengan rumah korban,dan kondisi bangunan sudah lapuk dimakan usia.
BPBD Kabupaten Kuningan telah menerjunkan tim asesemen dan memberikan bantuan logistic. Aparat Kelurahan Purwawinangun bersama masyarakat berencana bergotongroyong untuk membersihkan material bangunan yang ambruk. (Tan)*
