Kuningan, MI.com — Hasil seleksi Direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Kabupaten Kuningan telah diumumkan oleh Ketua Dewan Pengawas LPPL Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si, Senin (15/12/2025). Dewas LPPL telah menetapkan Ondin Sutarman, S.IP sebagai Direktur Utama, dan Dede Hamidin, ST sebagai Direktur Operasional LPPL Kuningan periode 2025-2030.
Pengumuman tertuang dalam surat nomor:482/LPPL.KNG.077/XII/2025 tertanggal 15 Desember 2025 yang menyatakan bahwa tahapan selesksi calon Dewan Direksi LPPL Kabupaten Kuningan periode 2025 – 2030, sudah dilakukan mulai dari seleksi adminstrasi, serta uji kepatutan dan kelayakan sebanyak empat orang.
Baca juga :
- Bulog dan Pemda Kuningan Sinergi Amankan Serapan Gabah Petani
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
Setelah seluruh tahapan seleksi dilaksanan, maka Dewan Pengawas LPPL menetapkan dua orang Dewan Direksi LPPL berdasarkan Keputusan Dewan Pengawas LPPL Kabupaten Kuningan nomor: 482/LPPL.KNG076/XII/2025 tentang penetapan Direksi LPPL periode 23025-2030, yakni: Ondin Sutarman, S.IP sebagai Direktur Utama, dan Dede Hamidin, ST sebagai Direktur Operasional.
Melihat dari track recordnya, kedua tokoh tersebut cukup mumpuni, terutama Ondin Sutarman yang telah malang melintang di dunia jurnalistik. Ia pernah menjabat ketua PWI Kuningan 2 periode, dan sebelumnya pernah mengemban amanah sebagai anggota Dewan Pengawas LPPL. Bahkan pernah menjabat Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan.
Sementara Dede Hamidin, ST., merupakan jebolan Teknik Industri Unjani, dinilai menguasi IT dan mampu dalam perencanan. Ia pun pernah aktif di dunia jurnalistik, meskipun tidak lama bersama Yunus Suparman dan Jhonlianto.
Dede Hamidin mengungkapkan, bahwa dirinya memiliki pengalaman di manajerial dan organisatoris, terutama dalam program nasional pemberdayaan, ahli perencanaan pembangunan dalam penggalian potensi desa. ‘Saya juga pernah menjadi anggota Tim Nasional pembentukkan Kelembagaan Air Bersih dan Sanitasi.”ucap dia.
Berlatar belakang di Teknologi Industri yang mampu beradaptasi dengan literasi digital sehingga LPPL bisa bertransformasi di era digital. Karena untuk menjadi direksi harus mumpuni dalam mengelola dan menggerakkan setiap aspek atau elemen kelembagaan.
Diharapkan oleh kalangan jurnalis, mereka mampu membangun kolaborasi dalam memajukan LPPL Kuningan sebagai corong pembangunan yang saat ini sedang di genjot oleh Bupati Kuningan, Dr. H, Dian Rachmat Yanuar, M.Si dan Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, SH, M.Kn.
Mereka harus bisa berkolaborasi dalam mewujudkan visi “Kuningan MELESAT” dan berdampak terhadap kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Tan)*
