Kuningan, MI.com — Seluruh mitra pembaca Media Identitas.com. kita harus selalu waspada, di musim kemarau ekstrim saat ini sering terjadi ancaman kebakaran baik rumah maupun bangunan.
Setelah Minggu (14/9/2025) siang terjadi kebakaran menerpa rumah Guru Etih (55) di Lingkungan Pasapen III Kelurahan/Kecamatan Kuningan, kejadian kebakaran menimpa pula pada rumah Dedi (55) wiraswasta di Dusun Lebak RT 03/01 Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Senin (15/9) pukul 01.50 WIB, dinihari. Saat kejadian rumah Dedi dalam keadaan kosong ditinggal merantau ke Jakarta.
Laporan disampaikan oleh Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi. Petugas Damkar tiba di lokasi kejadian pada pukul 02.15 dan melakukan pemadaman hingga pukul 02.40 WIB. Damkar menerjunkan 1 unit randis pancar dengan 6 personil,
Baca juga :
- Bulog dan Pemda Kuningan Sinergi Amankan Serapan Gabah Petani
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
Kronologis kejadian.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh beberapa warga yang sedang ronda di Pos Siskamling. Mereka mendengar suara letupan dan melihat kepulan asap dari rumah Dedi, dalam kondisi kosong ditinggal merantau ke Jakarta.
Para petugas ronda itupun berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar, sementara Kades Tambakbaya, Lukman Mulyadi dengan sigap melaporkan kejadian kebakaran ke UPT Damkar Kuningan.
Berdasarkan hasil analisa dan pengamatan, terang Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah, penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik yang terjadi di salah satu kamar rumah korban.
Estimasi kerugian ditaksir sebesar Rp.12,75 Juta akibat kamar terbakar atap terbakar seluas 15 M², satu set kasur dan tempat tidur. (Tan)
