Kuningan, com — Mes Karyawan Rumah Makan Sea Food Ali Action milik H. Muhammad Ali di Taman Kota Kuningan, Rabu (16/9/2026) pukul 15.30 WIB. Terbakar bangunan yang terbakar berada di lantai 4 diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik.
Keterangan dari owner Ali Action menyebutkan bahwa dirinya saat kejadian bahwa ruangan yang terbakar benar di lantai 4 yang merupakan ruang tambahan untuk mes karyawan. Ia mengungkapkan sebenarnya di rumah makan yang miliknya tersebut telah dilengkapi dengan APAR (alat pemadam api ringan).
Diduga karena anak buahnya kaget, sehingga ketika terjadi kebakaran anak buahnya tak bias menggunakan apar. Bahkan dilantai bahwa tidak mengetahui, terjadi kebakaran. Hanya yang sedang beristirahat di mes saja yang mengetahui, dan berupaya meminta tolong.
Baca juga:
- Mes Karyawan RM Ali Action di Tamkot Kuningan Terbakar
- Pj Kades Tajurbuntu Tatang Sumirarsa Satukan Warga, Bisa Lanjut ?
- Uniku Juara Umum Karnaval Budaya Hari Jadi ke 528 Kuningan
- Bupati Kuningan Pantau Puluhan Siswa di Ciwaru Diduga Keracunan Usai Menyantap MBG
Ia pasrah atas kejadian tersebut, karena yang namanya musibah itu sulit diprediksi. Ia merasa beruntung tidak ada korban jiwa, namun kalau harta tentu saja ada, dan harus dihitung dulu.
Ketika ditanya, apakah akan langsung beroperasi lagi dalam waktu dekat, dirinya menunggu rekomendasi dari Damkar Kabupaten Kuningan. “Untuk segera operasi lagi, meski lantai satu hingga lain tiga tidak terdampak siginifikan, namun kami akan menunggu rekomendasi dari Damkar.” ucap dia.

Owner RM Ali Action, Moh. Ali dan Camat Kuningan, Deni Hamdani memberikan keterangan pers di lokasi kejadian kebakaran, Rabu 16 September 2026
Camat Kuningan, Deni Hamdani, SE, AP, M.Si menyampaikan belasungkawa atas kejadian kebakaran RM Ali Action tersebut, semoga pemiliknya ada rezeki untuk memperbaiki kerusakan dan sehingga bisa segera beroperasi kembali.
Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, SE menjelaskan, ia menduga bahwa penyebab kebakaran yang terjadi di lantai 3 itu disebabkan oleh korselting listrik. Kebakaran itu pun mengakibatkan kerugian materi ditaksir sebesar Rp25 Juta.
Dalam pemadaman dan pendinginan itu, kami mengerahkan 15 personil dari regu piket 2, dan 3 orang regu piket 4, dan 3 staf TU, berlangsung selama satu jam. Pemadaman dibantu oleh anggota Kodim Kuningan, anggota Polres Kuningan, anggota Polsek Kuningan, anggota Koramil Kuningan, anggota Satpol PP Kuningan, Camat Kuningan dan staf, Pegawai Kel. Kuningan, pemilik bangunan, dan warga setempat.
Setelah pemadaman, dilakukan pulbaket dengan menanyakan saksi di lokasi, diduga bahwa api bermula dari korsleting listrik pada sebuah ruangan di atap lantai yang biasa digunakan tempat istirahat oleh karyawan ketika malam.
Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp25 Juta, dengan rincian bangunan 8 x 2,5 meter ditaksir Rp24 Juta, 1 unit toren Rp500 Ribu, dan pakaian dan kotak nasi Rp500 Ribu. . 1.200.000 = 24.000.000. (Tan)*










Leave a Reply