Kuningan, MI.com — Pemerintah Desa Cihanjaro Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan, saat ini sedang membangun Jembatan Cimanggi, dan Sanitasi di Permukiman Warga.
Jembatan yang dibangun terletak di Blok Cimanggi RT 01 RW 01 Dusun Cihanjaro dengan sumber dana dari Dana Desa (DD) tahun 2025 sebesar Rp 100 Juta dengan panjang bentangan 13,9 meter, dan lebar 3,3 meter.
Hal itu disampaikan oleh Kasi Kesejahteraan, Adi Kurniadi, didampingi Kaur Keuangan Evi Arumsari dan Kaur Umum, Wiwin di lokasi kegiatan, Jumat (31/10/2025).
Adi Kurniadi menjelaskan, pembangunan jembatan bertujuan untuk mempermudah akses perekonomian warga masyarakat ke areal pertanian. Sudah barang tentu dengan dibangunnya jembatan ini salah satu permasalahan dalam penyediaan jalan usaha tani (JUT) terselesaikan.
Baca juga :
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
Untuk dana infrastruktur (IP) dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat, dialokasikan untuk membangun saluran air (sanitasi) di permukiman warga di RT 01 sampai RT 04, sepanjang 200 meter. “Sanitasi ini sudah selesai dilaksanakan,” jelas Adi.
Kades Cihanjaro, Mas Dudi Hartono, menjelaskan, Pemerintah Desa Cihanjaro, setiap tahunnya sudah melaksanakan pekerjaan fisik untuk akses sarana perekonomian warga masyarakat maupun penataan lingkungan di wilayah permukiman warga.
“Contoh pada tahun ini, kami sedang membangun jembatan untuk jalur sarana perekonomian warga masyarakat sektor pertanian. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian maupun mengangkut pupuk dan lain sebagainya.” sebut Kuwu Dudi.
Sementara untuk anggaran IP dialokasikan untuk pembangunan saluran air (sanitasi) lingkungan itu sekaligus penataan lingkungan. Tujuannya agar air hujan tidak tercecer ke mana-mana, sekaligus untuk mencegah terjadinya longsor atau pergeseran tanah terutama di musim penghujan, dan sudah pernah ditinjau oleh BPBD Kabupaten Kuningan.

Adi Kurniadi Kasi Kesejahteraan, Evi Arumsari Kaur Keuangan dan Wiwin Kaur Umum Pemdes Cihanjaro di lokasi pengerjaan jembatan Cimanggi, Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, Jumat (31/10/2025)
Ia mengakui, memang anggaran IP itu menurut aturan untuk membangun jalan lingkungan, namun karena saluran air pembuangan ini yang paling penting dan sangat di butuhkan masyarakat. “Hal ini berdasarkan persetujuan masyarakat Dusun Cihanjaro dan BPD, serta mendapat izin dari DPMD Kabupaten Kuninga, kami pun sepakat membangun saluran air pembuangan yang sangat penting dan sekarang telah dilaksanakan.” terang dia.
Ia pun membantah, bahwa ada kabar IP untuk pembangunan irigasi untuk mengairi areal persawahan, itu tidak benar. Yang benar IP dialokasikan untuk membangun saluran air pembuangan dari permukiman warga Dusun Cihanjaro.

Kondisi jalan di Tanjakan Cihanjaro yang sudah rusak parah, mengakibatkan sering terjadi kecelakaan dan truk mogok tak kuat nanjak
Ia pun mengaku prihatin terkait kondisi jalan pada ruas jalan Bendungan Kuningan yang masuk wilayah Desa Cihanjaro hingga persimpangan tiga Cihanjaro – Simpayjaya, terdapat dua titik tanjakan yang rusak parah. Akibatnya sering terjadi kecelakaan, terutama dialami oleh pengendara sepeda motor, bahkan truk pengangkut barang yang cukup berat sering mengalami mogok, karena tak kuat nanjak,” ungkap dia.
“Untuk itu ia berharap agar BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut dengan cor beton, agar lebih kuat dan awet, sekaligus tidak lagi terjadi kecelakaan yang dialami oleh pengendara,” pungkas dia. (Tarman)**
