Garawangi, MI.com — Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrebangdes) Desa Gewok Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan untuk tahun anggaran 2027 dan daftar Usulan rencana pembangunan untuk tahun anggaran 2029 telah dilaksanakan. Pelaksanaan Musrebang berlangsung di Aula Kantor Desa Gewok, Jumat (24/9/2026).
Musrenbang dibuka oleh Kepala Desa Gewok Iis Agustiani. Iis menyampaikan bahwa pemerintah desa wajib melaksanakan Musrenbang Desa yang bertujuan sebagai panduan melaksanakan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dibidang pemberdayaan masyarakat, aparatur pemerintahan, organisasi, infrastukrur, ekonomi, kesehatan dan pendidikan.
Baca juga :
- Pemdes dan BPD Gewok Gelar Musrendangdes 2027
- Prabowo Bahas Pendidikan Gratis hingga PTN di Istana
- Kampus Bersih Narkoba! 472 Mahasiswa Baru Jalur Reguler Uniku Terbukti Negatif Tes Urine
- Bunda Ika Ajak Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan
Sebagai penyelenggara yang merencanakan, merumuskan dan memutuskan adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berdasar hasil musyawarah bersama masyarakat. Kemudian ditetapkan oleh kepala desa yang punya visi dan misi baik jangka menengah maupun jangka panjang.
Ketua BPD Desa Gewok Juhana menyampaikan, berdasarkan hasil Pra Musrenbang dan ditetapkan dalam Musrenbang untuk pembangunan Desa tahun anggaran 2027 adalah membangun TPT tembok penahan tebing dalam upaya mendukung percepatan Pembangunan Gerai Koprasi Desa Merah Putih. Gerai KDMP berada di Blok Bojong depan Poskesdes Gewok.

Camat Kecamatan Garawangi Maryanto, S.STP.MSI sebagai ketua Ketua Monitoring 1 memberikan apresiasi atas kepemimpinan kepala desa Iis Agustiani yang mendapat dukungan dari lembaga, aparatur, tokoh dan masyarakat. “Hal ini nampak dari kehadrian dalam pelaksanaan Musrenbang yang penuh. Semoga tetap dipertahan.” Ucap Maryanto.
Dalam hal kewajiban pembayaran pajak Desa Gewok juga selalu terdepan. “Kami angkat jempol dua, buat seluruh masyarakat dan Pemerintah Desa. Apalagi ditahun 2026 Desa Gewok di bawah kepemimpinan Bu Iis berdasarkan Indek Desa Membangun sudah masuk Desa Mandiri.” Imbuh dia.
Musrenbang dihadiri BPD, LPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Direktur BUMDes, Ketua KDMP, kepala sekolah, UPTD Puskesmas. Linmas, pendamping desa dan perangkat desa. (M.Aman)*











Leave a Reply