Kuningan, MI.com — Rumah Asep Setiawan (31) di Dusun Mania RT 01 RW 01 Desa Kapandayang Kecamatan Ciawigebang, Sabtu (10/1/20206) pukul 08.00 WiB, ambruk. Beruntung rumah tersebut sudah tidak diempati, sehingga tidak ada korban jiwa.
Kronologis kejadian, rumah tersebut sudah dalam kondisi lapuk dan dihuni oleh 3 jiwa itu, terpaksa ditinggalkan, sebagai langkah antisipasi. Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, Senin (12/1).
Setelah menerima laporan dari warga, aparat Desa Kapandayan langsung berkoordinasi dengan aparat Kecamatan, TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Kuningan. BPBD sendiri telah mengirimkan Tim Asessment dan memberikan bantuan logistik.
Baca juga :
- Puncak El Nino Diprediksi Agustus 2026, Kementan Siapkan Strategi
- Jumlah Kelas Menengah RI Turun, Minimnya Ketersediaan Lapangan Pekerjaan
- Ditahan Imbang Persibangga 1-1, Pesik Lolos ke 16 Besar Liga 4 Piala Presiden
- AS-Iran Capai Kesepakatan Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Anjlok
Saat ini, pemilik rumah terpaksa harus mengontrak masih di Desa Kapandayan. Direncanakan masyarakat setempat akan melakukan pembersihan material bangunan yang ambruk, setelah musyawarah desa.
Longsor Jalan Padamulya

Tebing jalan desa di Dusun Ciakar RT 09 RW 04 Desa Padamulya, Kecamatan Maleber, Sabtu (10/1/2026) longsor
Selain itu, terjadi pula longsor tebing pada ruas jalan Desa di Dusun Ciakar RT 09 RW 04 Desa Padamulya, Kecamatan Malaber, Sabtu (10/1/2026) pukul 06.00 WIB.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kuningan, Reno Presna Sunardi, dan Ryan Maulana Akbar langsung meluncur ke TKP untuk melakukan pengecekan lokasi longsor. Tebing longsor sepanjang 10 meter, lebar 1 meter dengan ketinggian 15 meter, tidak mengganggu aktivitas warga.
Adapun kronologisnya, pada hari Jumat (9/1) terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dari pukul 16.00 hingga 20.30 WIB, mengakibatkan tebing yang curam, longsor dan menimpa bahu jalan, berpotensi mengancam akses jalan.
Langkah yang dilakukan, terang Reno, telah dipasang rambu-rambu penanda serta pagar pembatas menggunakan bambu. BPBD Kab. Kuningan mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas di musim penghujan. (Tan)
