Kuningan, MI.com — Rumah seorang guru, Cucu Sugiartisah, 55 tahun, di Dusun Kliwon RT 024 RW 07 Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Kamis (4/9/2025) pukul 18.00 WIB dilalap Si Jago Merah.
Kerugian akibat kebakaran yang diduga dari tungku dapur ditaksir mencapai Rp. 170 Juta. Beruntung, seorang lansia Eem Nengsih (76) dan seorang bayi dapat diselamatkan oleh warga.
Laporan masuk ke UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, pukul 18.05 WIB. Tak berselang lama langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) kebakaran pukul 18.10 WIB, dengan mengerahkan 2 unit Randis Damkar dengan 8 personil. Kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan dari 18.35 – 19.05 WIB, selama 30 menit.
Kronologis kejadian, api pertama kali dilihat oleh Aby Muhyidin, tahu-tahu api sudah terlihat di atap rumah sudah membesar. “Laporan masuk pukul 18.05 WIB, setelah menerima laporan dua unit Randis Damkar dengan 8 personil langsung meluncur ke tempak kejadian perkara (TKP) kebakaran utuk melakukan pemadaman dan pendinginan dibantu oleh masyarakat,” terang Andri Arga Kusumah, Kepala UPT Damkar Kuningan.
Baca juga :
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
- Khutbah Jumat: Membersihkan Diri Sebelum Ramadhan
Estimasi kerugian, terang Andri Kusumah, ditaksir mencapai Rp. 170 Juta akibat rumah seluas 80 M² dari luas seluruh bangunan 300 M², terbakar. Beruntung seorang manula dan seorang bayi di dalam rumah dapat diselamatkan oleh warga. Andri mengakui, akses untuk pemadaman ke lokasi kejadian agak sulit karena harus melalui jalan yang sempit, sehingga Randis Damkar tak bisa masuk.
Berbeda dengan Damkar, laporan ke BPBD Kabupaten Kuningan baru masuk pada pukul 20.51 WIB, dan esoknya baru melakukan peninjauan sekaligus memberikan bantuan logistic.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Idra Bayu Permana, rumah yang terbakar tersebut milik Eem Nengsih (76) dihuni oleh 3 KK dengan 6 jiwa. Bangunan yang terbakar bagian belakang, samping dan plapon rumah sehingga rumah mengalami rusak berat.

Wabup Kuningan, Tuti Andriani menyerahka bantuan logistik ke korban kebakaran Eem Nengsih (76) di Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Jumat (5/9/2025)
Rincian kerugian atap bagian samping terbakar 6 x 9 meter (64M²), plapon kamar dan daput 3 x 6 meter (18M²), terbakar pula sebuah kulkas. Kronologis kejadian, pada Kamis (4/9) pukul 18.00 WIB, pemilik rumah Cucu Sugiartisa sedang memasak air di tungku tradisional menggunakan kayu bakar, kemudian ia meninggalkan tunggu untuk menunaikan sholat magrib.
Saksi kemudian melaporkan, bagha dirinya mencium bau terbakar dan melihat bahwa telah terjadi kebakaran. Ia pun lantas berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitarnya. Karena api semakin membesar, kemudian meminta bantuan ke Polsek Cilimus, anggota Koramil dan menghubungi Damkar Kuningan.
Aparat desa bersama masyarakat kemudian melakukan pemadaman api, dan kemudian datang 1 unit randis Damkar untuk melakukan pendinginan. Sementara BPBD Kuningan menerjunkan tim assesment dan memberikan bantuan logistik.
Untuk sementara keluarga ibu Eem di evakuasi ke rumah saudaranya, Rumsari (78) yang dihuni 2 KK dengan 8 jiwa. Sementara pembersihan material bekas kebakaran baru dilaksanakan Sabtu (6/9) pagi. (Tan)**
