Kuningan, MI.com — Para rekanan pemerintah daerah, mulai tersenyum atas mengalirnya penyelesaian Utang Tunda Bayar APBD Kuningan Tahun 2024 sebesar Rp96,7 Miliar. Sebab sesuai komitmen, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, mampu terus memprioritaskan kewajiban pembayaran utang tunda bayar, meskipun secara bertahap.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuningan, H Deden Kurniawan Sopandi, S.Ak, M.Si mengakui, utang tunda bayar 2024 yang menjadi kewajiban Pemkab Kuningan di Tahun 2025 mencapai Rp96,7 Miliar, saat ini sudah diselesaikan Rp50,1 Miliar, tersisa Rp46,6 Miliar.
Baca juga :
- Puncak El Nino Diprediksi Agustus 2026, Kementan Siapkan Strategi
- Jumlah Kelas Menengah RI Turun, Minimnya Ketersediaan Lapangan Pekerjaan
- Ditahan Imbang Persibangga 1-1, Pesik Lolos ke 16 Besar Liga 4 Piala Presiden
“Sesuai komitmen pak bupati, semua akan diselesaiakn tahun ini dengan skema percepatan realisasi PAD dan efisiensi kegiatan yang belum menjadi prioritas di awal tahun,” ujar H Deden Kurniawan Sopandi, Kamis (07/08/2025) dilansir dari inilahkuingan.com.
Ucapan terimakasih tentu Ia sampaikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sudah merealisasikan pendapatan. Juga SKPD yang sudah mengefisiensikan belanjanya.
“Semoga dengan skema ini, opearsional SKPD bisa terus berjalan meskipun terbatas, dan utang tunda bayar bisa segera diselesaikan,” harap dia. (Tan)**
