Kuningan, MI.com — Dalam upaya mendukung peningkatan keselamatan transportasi darat pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk melaksanakan Operasi Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Rampcheck).
Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari berturut-turut, 15 – 18 Desember 2025, di beberapa titik strategis, antara lain Terminal Tipe A Kertawangunan, PT Luragung Jaya Group, Pool AKA Panorama Wisata Pool Bukit Jaya Mandiri (bus pariwisata), Pool Pecel Balap, Terminal Tipe C Kadugede, Pool Tunggal Jaya Transport, dan Pool Rafael KNP Wijaya.
Baca juga :
- Bulog dan Pemda Kuningan Sinergi Amankan Serapan Gabah Petani
- Diskatan Kuningan: Semprot Hama Padi Menggunakan Drone Lebih Murah dan Cepat
- Ini Daftar Capim BAZNAS Kuningan periode 2026–2031: Mulai Petahana hingga Mantan Ketua KPU
- Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Kuningan Sebesar Rp35 Ribu
Operasi rampcheck ini melibatkan Satlantas Polres Kuningan, Kodim 0615 Kuningan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, Puskesmas, serta Subdenpom Kuningan. Kegiatan difokuskan pada pengawasan dan pemeriksaan administrasi serta kelayakan kendaraan, pemeriksaan kesehatan, dan tes urine penyalahgunaan narkoba terhadap para pengemudi dan kondektur.
“Langkah ini dilakukan untuk menjamin integritas dan kesehatan awak kendaraan, sekaligus memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan kualitas pelayanan publik.” Terang Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya, S.Pd, M.Si di Terminal Kertawinangun, Rabu (17/12/2025).

Petugas Satlantas Polres Kuningan dan Dishub Kuningan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan dan kelengkapan surat-surat kendaraan di terminal tye A Kertawinangun Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/12/2025)
Sementara terkait hasil pemeriksaan tes urine disampaikan oleh Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Kuningan, Dedi Nuryadin, SE. “Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh awak bus yang menjalani tes urine dinyatakan 100 persen bersih dari narkoba.” ungkap Dedi.
Selain itu, kendaraan yang diperiksa juga memenuhi standar kelayakan operasional serta lengkap secara administratif. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen BNNK Kuningan bersama seluruh instansi terkait dalam menjaga keselamatan transportasi dan memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sektor transportasi darat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi lintas sektor semakin solid dalam menumbuhkan budaya keselamatan berlalu lintas serta mampu menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Kuningan. Dengan demikian, tercipta sistem transportasi yang aman, nyaman, dan bersih dari narkoba, sejalan dengan semangat Kabupaten Kuningan BERSINAR (Bersih dari Narkoba). #WarOnDrugsForHumanity. (Tan)**
