Kuningan, MI.com  — Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya, S.Pd dan Kepala SMP Negeri 3 Kuningan, H. Irsan Fajar, M.Pd. Senin (27/4/2026) menanda-tangani nota kesepahaman (MoU) dalam mewujudkan Sekolah Bersinas (Bersih Narkoba).

MoU sebagai langkah progresf untuk memagari masa depan siswa melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sekolah BERSINAR (Bersih Narkoba). Momentum yang bertepatan dengan upacara bendera ini menjadi panggung utama bagi peluncuran program ANANDA BERSINAR, sebuah inisiatif strategis untuk menanamkan nilai ketahanan diri sejak dini.

Di hadapan 907 siswa yang menyimak dengan penuh antusias, pesan-pesan pencegahan narkotika disampaikan sebagai pengingat krusial bahwa prestasi gemilang hanya dapat diraih melalui raga dan jiwa yang merdeka dari pengaruh zat terlarang.

Baca Juga :

Komitmen besar untuk menciptakan zona bebas narkoba ini diperkuat oleh kehadiran tim pelaksana BNNK Kuningan yang membawa keahlian dari berbagai lintas disiplin ilmu.

Tim Sosialiasi terdiri dari Aisyah, S.IP., Dedy Nuryadi, SE., Ade Mochamad Friadi, SE., Rudi Susanto, SE., Soni Sutrisno, S.Kom., Khairun Nisa, S.K.M., Ine Dwi Juniar Kurniawati, S.KM., Arip Budiarsa, SE., Yogha Adhie Nugraha, S.Hut., serta Rizha Nursyachfijar, S.M.

Kehadiran para profesional ini menjamin bahwa edukasi P4GN yang diberikan tidak hanya bersifat normatif, melainkan juga menyentuh aspek kebijakan, kesehatan, hingga penegakan hukum yang relevan bagi dunia remaja melalui pendekatan yang lebih humanis.

Salah satu pencapaian paling signifikan dalam kegiatan ini adalah terbentuknya komitmen kolektif yang dikukuhkan melalui pembentukan Satgas Sekolah yang terdiri dari 39 siswa terpilih.

“Para penggiat muda ini bukan sekadar simbol, melainkan telah resmi diberikan mandat berdasarkan SK Satgas untuk menjadi garda terdepan sekaligus perpanjangan tangan BNN dalam melaksanakan program P4GN di lingkungan internal sekolah.” Ungkap Agus Mulya.

Dengan keterlibatan aktif dari kalangan sebaya, diharapkan pengawasan dan penyebaran informasi positif mengenai bahaya narkoba dapat dilakukan secara lebih organik dan menyentuh setiap lapisan pergaulan siswa, baik di dalam ruang kelas maupun dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Sinergitas yang terjalin erat antara pihak sekolah dan BNNK Kuningan ini membuktikan bahwa perlindungan terhadap generasi emas merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Kesepakatan yang terjalin itupun menandai babak baru bagi civtas akadamika SMPN 3 Kuningan dalam mengintegrasikan nilai-nilai anti-narkotika ke dalam kurikulum kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan.

Kepala SMPN 3 Kuningan, H. Irsan Fajar, M.Pd. menyampaikan terima kasih atas kerjasama dengan BNNK Kuningan yang telah meletakan pondasi kuat bagi masa depan generasi muda yang lebih cerah, sehat dan berintegritas. Ia mengharapkan kegiatan itu mampu memicu efek domino bagi institusi pendidikan lainna di wilaah Kabupaten Kuningan.(Tan)

By mediaidentitas0@gmail.com

T. Sukartanu, SH. Wartawan Madya dari Dewan Pers Nomor: 8258-PWI/WDya/DP/X/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *