Cimahi, MI.com — Serangan anjing liar kembali terjadi. Kali ini terjadi di Desa Cimulya, Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan. Rabu (30/9/2026) malam, sebanyak empat ekor domba masing-masing milik Muhidin sebanyak 3 ekor dan milik Alek 1 ekor, diterkam Anjing liar.
Kondisi itu tak lepas dari musim kembarau panjang yang mengakibatkan kekeringan, termasuk rumput di wilayah Kabupaten Kuningan belakangan ini. Akibatnya banyak warga yang mengalami kekurangan air bersih, termasuk di Desa Cimulya, Kecamatan Kecamatan Caimahi, Kabupaten Kuingan.
Kekeringan juga dirasakan oleh para peternak domba, saat ini warga merasa sangat sulit mencari rumput, karena rumput mengering. Sehingga mencari solusi alternative dengan menggembalakan domba dan memberikan pakan pakan dari batang pisang muda yang diiris tipis-tipis.
Baca juga :
- Anjing Liar Terkam Empat Ekor Domba Milik Warga Desa Cimulya
- Mitigasi Bencana dengan Menanam Vetiver
- Uniku dan KPID Jawa Barat Perkuat Jejaring Kerjasama dan Kuliah Umum
- Prabowo Lantik Dudung Jadi Menko Polkam, dan Listyo Sigit KSP
Pemberian pakan itupun dilakukan setelah domba-domba tersebut digembalakan oleh pemiliknya. Sayangnya langkah tersebut kurang efektif dan tidak aman. Terbukti, setelah dikandangkan seusai digembalakan, domba-domba tersebut menjadi target serangan oleh Anjing liar.
Hingga saat ini sebanyak empat ekor domba milik warga telah diterkam oleh Anjing liar. “Kemarin pada Rabu 30 September 2026, sebanyak tiga ekor milik Bapak Muhidin dan, satu ekor milik Alek menjadi korban serangan Anjing liar,.” terang Aji, kemarin.
Ia pun mengaku aneh, pasalnya domba-domba hanya diterkam saja dan dibiarkan mati, tidak ada upaya untuk menyeret domba untuk dimakan. Karena itu, domba-domba yang sebelumnya digembalakan, kandangnya harus dijaga oleh pemiliknya agar aman dari serangan anjing liar. (tarman)











Leave a Reply