KKuningan, MI.com — Kepala BNNK Kuningan menghadiri agenda strategis Kunjungan Kerja dan Konsolidasi Organisasi bersama Ketua Umum DPP APDESI Merah Putih di Kantor APDESI Kuningan pada Selasa (28/04/2026).
Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat solidaritas pemerintah desa untuk menghadapi tantangan masa depan serta mendukung percepatan pembangunan nasional. Ketua DPC APDESI, Hj. Henny Rosdiana, S.H., S.Sos., M.Si, bersama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H, M.Kn, menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui organisasi desa yang solid dan berintegritas.
Ketua Umum DPP APDESI, Asep Anwar Sadat, S.H, menekankan pentingnya peran aktif kepala desa dalam menyukseskan program prioritas nasional Asta Cita, khususnya dalam memberantas penyalahgunaan narkoba hingga ke pelosok.
Baca juga :
- BNNK Kuningan dan APDESI Sinergi Perkuat Desa Bersinar
- BNN Wujudkan Program Sekolah Bersinar di SMPN 3 Kuningan
- 445 orang Jemaah Calon Haji asal Kuningan Berangkat ke Tanah Suci
- Tiga Besar JPT Pratama Kuningan Diumumkan
Asep Anwar mengajak mengajak seluruh pemerintah desa di Kabupaten Kuningan untuk membangun kolaborasi erat dengan BNN, sejalan dengan kesepakatan antara APDESI dan BNN RI dalam memperkuat program Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
“Hal ini menjadi panggilan bagi seluruh aparatur desa untuk tidak lagi bersikap pasif, melainkan menjadi garda terdepan dalam melindungi warga dari ancaman barang haram tersebut.” ujar dia.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BNNK Kuningan , Agus Mulya menyoroti bahwa keberhasilan Program Desa Bersinar sangat bergantung pada langkah konkret pemerintah desa, salah satunya melalui penguatan Peraturan Desa (Perdes) mengenai P4GN.

Ketum APDESI Merah Putih Asep Anwar Sadat asaat melakukan kunjungan kerja ke DPC APDESI Kuningan diterima oleh Ketua DPC APDESI Kuningan Hj. Henny Rosdiana, Selasa (28/4/2026)
Dengan adanya payung hukum yang kuat di tingkat desa, upaya pencegahan dan pengawasan terhadap peredaran narkoba dapat berjalan lebih sistematis dan memiliki dasar legalitas yang tegas. “Langkah ini merupakan bentuk perlindungan nyata bagi lingkungan masyarakat agar terbebas dari jerat narkotika yang dapat merusak tatanan sosial dan masa depan generasi muda.” Ujar Agus Mulya.
Melalui sinergi lintas sektor yang terbangun dalam kegiatan ini, diharapkan implementasi program P4GN di tingkat desa semakin kokoh sebagai pilar utama dukungan terhadap Asta Cita. Kolaborasi antara BNNK, APDESI, dan Forkopimda ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen jangka panjang demi mewujudkan lingkungan yang aman dan produktif. Mari bersama-sama kita wujudkan Desa Bersinar untuk mendukung cita-cita besar Indonesia Bersinar yang bebas dari narkoba demi kemanusiaan. (Tan)*
